Pelaku UMKM di Desa Gadog Terpaksa Beralih Profesi Menjadi Kuli Cangkul dan Pekerja Serabutan

Pelaku UMKM di Desa Gadog kini beralih profesi menjadi kuli cangkul. Yusman | Pakar

MEGAMENDUNG – Puluhan pelaku Usaha Menengah Kecil Mikro (UMKM) di Desa Gadog, Kecamatan Megamendung, Kabupaten Bogor terpaksa harus gulung tikar karena produksinya sepi order.

Kampung Sukabirus, Desa Gadog yang menjadi sentra UMKM yang bergerak pada makanan oleh-oleh, kini terpaksa harus beralih profesi menjadi kuli cangkul demi memenuhi kebutuhan hidup.

Kepala Desa Gadog, Dedi Djunaedi membenarkan, ada puluhan pelaku UMKM di Desa Gadog khususnya di Kampung Sukabirus harus beralih profesi menjadi petani atau kuli cangkul lantaran penghasilan sebelumnya terganggu akibat pandemi Covid-19.

Sebelumnya, puluhan warga ini bekerja sebagai pembuat makanan seperti tempe goreng, bayam goreng dan makanan buah tangan lainnya yang dikemas dan dititip di pusat oleh-oleh di jalan raya Puncak.

“Karena wisatawannya tidak ada, pedagang oleh-oleh pun sepi pembeli, sehingga berdampak pada distributor barang yang banyak dikerjakan UMKM,” bebernya.

Selain jadi kuli cangkul atau menjadi petani, banyak dari mereka bekerja serabutan seperti kuli bangunan dan lainnya demi bertahan hidup.

“Ini yang sekarang terjadi pada sektor UMKM di desa Gadog, karena UMKM ini bergantung pada kunjungan wisata,” jelasnya.

Ia berharap, pandemi segera berakhir, sehingga ekonomi masyarakat kembali berjalan, dan daya beli masyarakat kembali meningkat. “Kita berdoa agar pandemi ini cepat selesai,” tandasnya. =YUS

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.