PB INSPIRA dan Para Advokat Senior Hadiri Pelantikan HMI Komisariat Hukum UIKA Bogor

Foto bersama usai pelantikan dan Stadium General di Gedung DPRD Kota Bogor dengan tajuk "HMI Back to Campus; Gerakan Intelektual HMI Komisariat Hukum Dalam Realitas Kekinian. (Ist)

BOGOR – Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Komisariat Hukum Cabang Kota Bogor menggelar pelantikan dan Stadium General di Gedung DPRD Kota Bogor dengan tajuk “HMI Back to Campus; Gerakan Intelektual HMI Komisariat Hukum Dalam Realitas Kekinian”, Senin (20/12/21).

Herdiansyah Iskandar secara sah telah melantik Moeltazam sebagai Ketua Umum HMI Komisariat Hukum Cabang Kota Bogor periode 2021-2022 melanjutkan kepengurusan periode sebelumnya yang di pimpin oleh Rizki Muhammad Akbar.

Moeltazam dalam sambutannya berharap agar HMI Komisariat Hukum Cabang Kota Bogor secara umum mampu beradaptasi dengan teknologi serta berperan aktif di lingkungan internal maupun eksternal kampus.

Dalam acara pelantikan dan Stadium General itu, HMI Komisariat Hukum juga mengundang sejumlah organisasi mahasiswa diantaranya, DPC PERMAHI Bogor, PMII tingkat Rayon dan Komisariat UIKA, serta KAMMI. Hadir juga Ketua DPD Mapancas Kota Bogor Fathulloh Fawait, Ketua DPK KNPI Cibungbulang Amarullah Surbakti yang juga alumni HMI Komisariat Hukum.

Dalam prosesi pelantikan tersebut juga diisi dengan Diskusi Publik yang di hadiri oleh para tokoh dan alumni HMI Komisariat Hukum Cabang Kota Bogor, diantaranya yaitu Dr. Ibrahim Fajri, S.H., M.Ei (Ketua LBH UIKA), Arafat Nasrullah, S.H (Ketum HMI Cabang Kota Bogor 2007-2008) dan Rizqi Fathul Hakim Ketua Umum PB INSPIRA.

Sebagai narasumber, Dr. Ibrahim Fajri sempat menyinggung terkait masifnya gerakan intelektual dari zaman ke zaman “Mulai dari filsuf yunani sampai terjadi perubahan besar revolusi industri 1.0 sampai masuk pada era 5.0 itu merupakan karena masifnya gerakan intelektual”, ujar Ketua LBH UIKA Bogor.

Ditambah dengan autokritik yang disampaikan oleh Arafat Nasrullah yang kini berkiprah di dunia Advokat, beliau berpesan untuk selalu menghidupkan tradisi intelektual. “Hari ini Himpunan Mahasiswa Islam tidak perlu repot mempertahankan kehidupannya karena ketika tradisi diskusi dan membaca tidak dijadikan rutinitas sejatinya HMI menggali kubur sendiri”, ujar Arafat Nasrullah.

Sedangkan Rizqi Fathul Hakim berpesan kepada seluruh kader untuk selalu memperhatikan tiga hal pokok dalam organisasi. “Tiga hal yang harus ada dalam suatu organisasi yaitu Konformitas (kesuaian sikap), Komitmen dan Konsistensi. Apabila tiga hal ini ada pada diri kalian, maka roda organisasi perjuangan HMI pasti berjalan sesuai dengan apa yang dicita-citakan”, pesan Rizqi.

Terakhir Rizqi berharap kepada pengurus maupun anggota agar dikepengurusan yang dinahkodai Moeltazam kali ini dapat lebih menumbuhkan rasa cinta dan pengabdian kepada masyarakat melalui HMI Komisariat Hukum.

“Jadilah orang yang di tunggu kehadirannya, didengar ucapannya dan di do’akan perjuangannya. Semoga adinda-adinda HMI Komisariat Hukum selalu diberikan kesehatan dan rahmat oleh Allah Subhanahu Wa Ta’ala”, tutup Ketua MPM KBM Universitas Ibn Khaldun periode 2014-2015 ini. RIF

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.