Pasca Tewasnya Siswa di Bogor, Plt Bupati Ingin Pengawasan SMA/SMK Dikembalikan ke Daerah

Plt Bupati Bogor, Iwan Setiawan (kiri-red) saat mengunjungi rumah Arya Saputra, siswa yang tewas, di Desa Cijujung, Kecamatan Sukaraja, Kabupaten Bogor. (Khaerul Umam | Pakar)

SUKARAJA – Plt Bupati Bogor, Iwan Setiawan berharap kewenangan pengawasan SMA/SMK bisa dikembalikan lagi ke daerah pasca tewasnya salah seorang siswa di Jalan Raya Bogor-Jakarta, Jumat pekan lalu.

Iwan menyebut, bahwa pengawasan yang dilakukan daerah akan lebih mempermudah pemerintah mengambil kebijakan, tanpa harus berkoordinasi dengan pemerintah yang di atasnya.

“Ya kami ingin pengawasan SMA atau SMK itu dikembalikan ke daerah ya, ke kabupaten. Supaya untuk menyelesaikan masalah ini tidak perlu komunikasi dengan Pemprov Jabar,” kata Iwan usai mengunjungi rumah Arya Saputra, siswa SMK yang tewas usai ditebas senjata tajam di kawasan Jalan Raya Bogor-Jakarta, Pomad, di Desa Cijujung, Kecamatan Sukaraja, Kabupaten Bogor, Senin (13/3).

Sejauh ini, pengawasan SMA/SMK sendiri dilakukan oleh Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Barat. Menurut Iwan, kondisi tersebut sedikit banyak mempengaruhi langkah pemda dalam mengambil kebijakan, salah satunya mengawasi kenakalan remaja.

Pasca kasus yang terjadi pada Arya Saputra, Iwan mengaku segera menggelar pertemuan dengan Kantor Cabang Dinas (KCD) Pendidikan Wilayah Bogor. Salah satunya membahas masa depan pengawasan SMA/SMK tersebut.

“Dalam pertemuan nanti, akan kami sampaikan kondisi yang ada saat ini,” jelas Iwan.

Iwan sendiri mengaku sangat prihatin akan kejadian yang menimpa Arya Saputra. Dia menilai yang terjadi tersebut harus menjadi sebuah pelajaran agar ke depan tidak ada lagi siswa yang meninggal dunia seperti ini.

Di samping itu, Iwan meminta seluruh pemangku kebijakan di wilayah seperti camat, kepala desa dan lurah, untuk bahu-membahu membantu meminimalisir persoalan kenakalan remaja di Kabupaten Bogor.

Dia tidak ingin kasus Arya Saputra kembali terulang di kemudian hari.

“Ini harus diantisipasi. Semuanya harus bergerak. Kami juga minta satgas sekolah untuk kembali dijalankan dengan maksimal. Dan kami minta pihak sekolah untuk lebih lagi mengawasi siswanya. Mudah-mudahan ini yang terakhir ya,” tandas Iwan. =MAM

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.