Pasar Malam Simpang Ciseeng Disoal Warga, Ini Penyebabnya

Ilustrasi: Pasar malam di Kecamatan Parung disoal warga karena mengabaikan protokol kesehatan. IST

PARUNG – Pasar malam yang berada tidak jauh dari simpang Ciseeng, tepatnya di wilayah Desa Bojong Sempu, Kecamatan Parung, dipersoalkan warga. Karena, selama giat pasar malam dibuka, jalan H. Mawi seringkali macet dan pengunjung banyak mengabaikan protokol kesehatan (prokes).

“Itu bagaimana pasar malam, kok seperti dibiarkan petugas satgas? Atau mereka memang punya izin? Pengunjung dan pedagang abai protokol kesehatan. Berjubel bikin sesak napas,” ungkap Umar Jedun (35) seorang warga, Minggu (16/5/2021).

Dikonfirmasi hal ini, Kepala Seksi Ketentraman dan Ketertiban (Kasi Trantib) Kecamatan Parung, Endang Darmawan mengungkapkan, pihak satgas Covid-19 kecamatan telah menegur kegiatan pasar malam tersebut.

“Kemarin tim satgas kecamatan sudah datang. Sudah ditegur dan kita minta besok segera ditutup. Apalagi kami juga dapat info ada permainan judi,” ungkap Jack, sapaan akrabnya.

Sedangkan Camat Parung Yudi Santosa menegaskan, kebetadaan pasar malam tersebut sama sekali tidak memiliki izin. Ia berjanji pihaknya akan segera meminta aparatur pemerintah desa (Pemdes) Bojong Sempu untuk menutup giat pasar malam tersebut.

“Kami akan segera tutup, sementara saya minta satgas covid Desa Bojongsemu untuk memutup giat pasar malam tersebut,” tegasnya. =FRI

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.