Pansus Raperda P4S Tengah Garap Sanksi yang Pas Untuk Pelaku Penyimpangan Seksual

Devie P Sultani. IST

BOGOR – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Bogor kembali melanjutkan pembahasan tentang rancangan peraturan daerah (Raperda) Pencegahan dan Penanggulangan Perilaku Penyimpangan Seksual (P4S).

Rapat Panitia Khusus (Pansus) Raperda P4S tersebut silakukan setelah melalui tahapan rapat dengar pendapat dengan mengundang berbagai stalkholder dan elemen masyarakat pada 18 Januari 2021 lalu.

Pada rapat tersebut hadir Ketua Pansus Devie P Sultani (DPS)yang juga Anggota Komisi lV DPRD Kota Bogor, Wakil Ketua Pansus Raperda Pencegahan dan Penanggulan Perilaku Penyimpangan Seksual (P4S) Sri Kusnaeni serta anggota pansus dan perwakilan dari Pemerintah Kota Bogor.

Dalam rapat tersebut dilakukan penyusunan bab yang belum terselesaikan dengan mengakomodir masukan dari Pemerintah Kota Bogor dan DPRD Kota Bogor sebagai perwakilan dari masyarakat.

Ketua Pansus Devie P Sultani yang juga Anggota Komisi lV DPRD Kota Bogor menjelaskan, ada sekitar tiga bab yang akan diselesaikan.

“Untuk final pembahasan setiap bab, kita akomodir dari dinas-dinas terkait masukan masukannya agar memberikan masukan yang betul-betul memiliki manfaat untuk warga Bogor,” kata dia, kepada wartawan, kemarin.

Salah satu yang dibahas kata Devie, adalah mengenai sanksi yang akan dimasukan terkait pelanggaran Raperda P4S.

“Iya jadi apa yang mau kita rumuskan, sanksi apakah yang akan kita berikan, kemudian bagaimana lebih kepada pencegahannya seperti apa jangan hanya sekedar menanggulangi atau mengobati tapi kita harus mau bagaiamana kita melakukan pencegahan itu dari sejak dini,” ungkap politisi Partai Nasdem ini.

Devie menambahkan, salah satu akibat dari penyakit masyarakat ini adalah menimbulkan keresahan dan mengganggu kesehatan yang bisa juga membahayakan masyarakat.

“Penyimpangan seksual ini juga kan melanggar norma beragama juga norma kemanusian sudah pasti itu kita larang untuk bisa tumbuh di Kota Bogor,” pungkasnya.=ROY

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.