Pansus PMP PT. Sayaga Wisata Enggan Mengulang Kesalahan, Ada Apa Ya?

0
35

BOGOR – PT. Sayaga Wisata kembali mengajukan tambahan modal usaha.

Namun, permohonan salah satu Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Kabupaten Bogor itu terancam tidak akan direalisasi, menyusul belum dilaporkannya penggunaan Penyertaan Modal Pemerintah (PMP) tahap pertama senilai Rp75 miliar.

Wakil Ketua Pansus PMP PT. Sayaga Wisata, Yuyud Wahyudin mengaku akan banyak pertimbangan yang harus dicermati DPRD Kabupaten Bogor sebelum mengabulkan permohonan penambahan modal tersebut.

Salah satunya transparansi penggunaan PMP tahap pertama yang digunakan untuk membangun Hotel Sayaga di kawasan Jalan Tegar Beriman, Kecamatan Cibinong.

“Kita terus mengkaji, realistis atau tidak permintaan penambahan ini. Makannya kami ingin menerima terlebih dahulu alokasi PMP tahap pertama itu,” kata Yuyud kepada pakuanraya.com.

Yuyud mengaku pihaknya tak ingin mengulang kesalahan yang sama.

Dimana PMP tahap pertama yang disetujui DPRD Kabupaten Bogor tak digunakan dengan baik oleh PT. Sayaga Wisata dalam membangun Hotel Sayaga yang kini meleset dari target penyelesaiannya.

Maka dari itu, Yuyud mengaku akan menghadirkan tim independen yang sudah melakukan kajian terkait investasi dari PMP PT Sayaga Wisata.

“Kajian investasi yang dilakukan tim independen juga perlu. Akan kita minta tim independen hadir dalan rapat untuk memaparkan hasil kerjanya,” tegas Yuyud.

Lebih lanjut, dia mengatakan, dari laporan yang dipaparkan oleh PT Sayaga Wisata, nantinya akan terlihat sejumlah problem yang tengah di hadapi.

Termasuk mengenai mangkraknya pembangunan proyek Hotel Sayaga di kawasan Jalan Tegar Beriman.

“Kita belum dengar secara resmi tentang masalah yang sekarang ini,” terang Ketua Komisi II DPRD Kabupaten Bogor itu.

Namun begitu, Yuyud mengaku DPRD menyadari bahwasannya dalam mengelola objek wisata termasuk hotel itu memerlukan anggaran yang cukup besar.

PMP tahap kedua atau tambahan ini akan membulatkan PMP awal PT Sayaga Wisata yakni Rp 157 miliar.

Bupati Bogor, Nurhayanti menjelaskan bahwa total PMP untuk PT Sayaga Wisata tersebut mterbagi atas Rp78 miliar berupa aset, serta Rp79 miliar berupa uang. “Karena ada kajian akademis. Peraturan mempersyaratkan ada kajian (untuk PMP),” jelas Nurhayanti.

KHAERUL UMAM

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.