Pandemi Masih Mengancam, Pemkab Belum Berani Melangkah Jauh di Tahun 2022

Bupati Bogor, Ade Yasin. Khaerul Umam | Pakar

CIBINONG – Kebijakan Umum Anggaran (KUA) dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (PPAS) 2022 Kabupaten Bogor, telah dibahas dalam rapat paripurna bersama dengan DPRD, di Gedung Paripurna, Jumat (30/7/2021).

Masih dalam kondisi Pandemi Covid-19, Pemerintah Kabupaten Bogor belum berani melangkah terlalu jauh untuk menjalankan programnya di tahun anggaran tersebut. Meski beberapa di antaranya, mulai menyorot pada program selain kesehatan.

Misalnya pemulihan ekonomi, dan pembangunan infrastruktur, termasuk program Pancakarsa yang menjadi rujukan Pemerintah Kabupaten Bogor dalam membangun daerah.

“Prioritasnya tetap program Pancakarsa dan pemulihan ekonomi, tapi kelihatannya juga ini (Pandemi-red) masih ada, kita siap-siap saja untuk penanganan kesehatan di masa pandemi ini,” kata Ade Yasin.

Dia menjelaskan, untuk fokus pada pemulihan ekonomi, Pemerintah Kabupaten Bogor juga rencananya hanya menganggarkan di beberapa dinas yang dinilai mampu mendongkrak dan menghasilkan nilai ekonomi baik bagi daerah maupun untuk masyarakat.

“Misalnya Dinas UMKM yang merupakan bagian dari upaya pemulihan ekonomi. Karena APBD kita juga harus menyesuaikan ya, terlebih DAK dan DAU (dana alokasi khusus / umum) juga akan berkurang. Sehingga penyesuaian itu harus dilakukan,” jelas Ade Yasin.=MAM

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.