Pandemi Belum Usai, KBM Masih Daring, Kemendikbud Anggarkan Rp2,6T untuk Internet Gratis

Mendikbud RI, Nadiem Makarim (kanan-red) dalam dialog daring yang dilaksanakan oleh Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (KPCPEN). IST

CIBINONG – Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia akan menggelontorkan anggaran sebesar Rp2,6 Triliun untuk program internet gratis selama 3 bulan ke depan.

Dalam dialog daring yang dilaksanakan oleh Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (KPCPEN) Selasa lalu, Mendikbud RI, Nadiem Makarim mengatakan, program internet gratis yang digagas tersebut merupakan langkah pihaknya untuk menyikapi kondisi Pandemi Covid-19 yang hingga saat ini belum berakhir.

Kemungkinan besar, kata dia, kegiatan belajar mengajar (KBM) masih akan berlangsung secara daring.

“Jadi internet ini harus lanjut, ini adalah perjuangan (Kemendikbud) dan alhamdulillah didukung Pak Presiden,” kata Nadiem.

Menurutnya, program tersebut juga merupakan hasil daripada masukan dari berbagai elemen masyarakat.

Keputusan program internet gratis selama tiga bulan ke depan untuk siswa ini, kata dia, juga tidak lagi berbasiskan kuota.

Sehingga, siswa dan guru dapat mengakses berbagai ragam informasi untuk memperkaya proses belajar mengajar yang diharapkan kebijakan ini akan menambah wawasan dan pengetahuan semua pihak.

“Namun tetap dikecualikan adalah akses untuk media sosial, game dan lain-lain,” tegas Nadiem.

Pria yang kerap disapa Mas Menteri meyebutkan, pembagian kuota internet ini akan dilaksanakan mulai tanggal 11 Maret hingga 15 Maret mendatang.

“Kecuali yang penggunaannya dibawah 1Gb karena diasumsikan tidak membutuhkan dan yang baru mendaftarkan nomor akan dibagikan pada bulan April 2021,” tandasnya. =MAM

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.