Pakai Mobil Siaga Desa Leuwinutug Untuk Berobat, Warga Dipungut Biaya

CITEUREUP – Seorang warga Desa Leuwinutug, Kecamatan Citeureup, Kabupaten Bogor berinisial BJ geram saat keluarganya dikenakan tarif ratusan ribu menggunakan kendaraan mobil siaga desa beberapa pekan lalu.

Singkat cerita, keluarga BJ pada saat itu berobat ke Rumah Sakit Fatmawati menggunakan kendaraan mobil siaga desa sekitar 2 minggu lalu.

Namun, pasien yang dibawa ke Fatmawati meninggal dunia dan kembali dibawa kediaman rumah duka di Desa Leuwinutug, Kecamatan Citeureup Kabupaten Bogor.

Sang keluarga pun memberikan uang kepada oknum supir untuk sekedar membeli rokok sebesar Rp 400 ribu, bukan diterima melainkan sang supir pun meminta tambahan kembali Rp 100 ribu agar menjadi Rp 500 ribu.

“Keluarga pasien sudah memberikan uang senilai Rp 400 ribu, tapi supir minta Rp 100 ribu lagi dengan dalih untuk ketua RT karena telah membantu mengantar pulang pergi. Padahal sebelumnya sudah diberikan Rp 100 ribu untuk bensin yang totalnya sebesar Rp 600 ribu,” katanya kepada PAKAR.

Ia mengeluhkan padahal saat itu pihaknya sedang mendapatkan kabar duka, namun mendapatkan sikap yang tidak senonoh dari oknum supir Pemerintah Desa Leuwinutug tersebut.

“Padahal lagi berduka saat itu, yang kita heran kenapa oknum supir ini meminta uang ke kita. Bukannya ia sudah mendapatkan gaji dan dana operasional dari Pemerintah Desa,” keluhnya.

Sementara itu Sekretaris Desa Leuwinutug, Faisal Abu Bakar menegaskan bahwa pihaknya tidak pernah mengintruksikan pemungutan uang kepada masyarakat saat menggunakan mobil siaga desa.

“Kita tidak pernah meminta supir untuk meminta uang kepada masyarakat saat masyarakat menggunakan mobil. Kalau jika benar ada kejadian ini, saya minta masyarakat untuk melaporkan ke kami Pemerintah Desa Leuwinutug agar segera kita tindak lanjuti dan kita tindak tegas oknum ini agar bisa dipertanggung jawabkan,” tegasnya. AGE

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.