Operasi Yustisi di Kecamatan Cibeber, ini yang Dilakukan Kepada Pelanggar PPKM

Kecamatan Cibeber, Kabupaten Cianjur intensif menggelar operasi yustisi. Terlihat salah satu warga tidak menggunakan masker diberikan sanksi sosial oleh petugas. (ESYA)

CIANJUR – Operasi Yustisi Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Mikro l secara rutin digelar tim gugus tugas Covid-19 Kecamatan Cibeber. Dalam rangka menindaklanjuti surat instruksi dari Kemendagri Nomor 3 Tahun 2021 dan Surat Edaran Bupati Cianjur, Nomor 443.1/Kesra/2021 tentang pelaksanaan adaptasi kebiasaan baru (AKB) plus. Hadir dalam pelaksanan PPKM Mikro dan Operasi Yustisi tersebut, Camat Cibeber, Ali Akbar, Kapolsek Cibeber Kompol Bangbang Kristono, timkes Puskesmas Cibeber,Din Wahyudin dan anggota Retana.


Camat Cibeber Ali Akbar S Kom, MAP mengatakan, pemberlakukan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) Mikro dan operasi yustisi ini, dilaksanakan bersama unsur Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopincam) Kecamatan Cibeber dan kepala desa (Kades).

“Seperti pelaksanaan PPKM Mikro dan Operasi Yustisi hari ini, di Desa Kanoman, Jumat (26/22/2021). Kami bersama, pak Kapolsek, Danramil, Timkes dari Puskesmas Cibeber, memberikan sanki denda pembayaran uang sebesar Rp 100,000, bagi masyarakat pengguna jalan yang kedapatan tidak memakai masker. Namun, apabila tidak membawa uang terpaksa diberi sanki sosial, seperti harus membersihkan fasilatas umum atau di push up,” kata Camat Cibeber Ali Akbar, Jumat (26/2/2021).


Menurutnya, tujuan dari PPKM Mikro dan operasi yustisi ini, untuk memutus mata rantai penyebaran Covid-19, disebanyak 18 desa yang ada diwilayah Kecamatan Cibeber. Sesuai surat instruksi Kemendagri Nomor 3 Tahun 2021 dan Surat Edaran Bupati Cianjur, Nomor 443.1/Kesra/2021 tentang pelaksanaan adaptasi kebiasaan baru (AKB) plus.

“Memang harapannya dengan adanya sosialisasi dan operasi yustisi ini. Untuk mendorong tingkat kesadaran dan kepetuhan masyarakat dalam menjalankan sitim program 3M khususnya diwilayah Kecamatan Cibeber,” paparnya.


Sementara itu, Kapolsek Cibeber, Kompol Bangbang SH MH menuturkan, pihaknya tengah gencar-gencarnya melaksanakan operasi yustisi bersama tim gugus tugas Covid-19 Kecamatan Cibeber. “Untuk lebih mensosialisasikan tingkat kesadaran masyarakat dalam menjalankan protokol kesehatan (Prokes) sistim 3 M. Apabila warga yang kedapatan tidak menggunakan masker akan didenda atau diberi social,” katanya.


Hal yang sama diungkapkan timkes Puskesmas Cibeber, Din Wahyudin. “Memang saat ini, pak Camat Cibeber dan pak Kapolsek sedang menggelar pelaksanaan PPKM Mikro disebanyak 18 desa yang ada diwilayah kecamatan Cibeber. Bagi warga pengguna jalan yang tidak menggunakan masker akan didenda sebesar Rp 100.000,. Tapi apabila tidak membawa uang sankinya harus membersihkan fasilitas umum atau di push up,” pungkasnya. SYA

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.