Open Bidding Selesai, Walikota Bima Arya Lantik 2 Kadis Besok

Wali Kota Bogor Bima Arya bersama unsur Forkopimda saat memberikan keterangan pers usai melakukan rapat evaluasi penanganan COVID-19 Kota Bogor, Senin (26/4/2021). Syarif|Pakar

BOGOR – Berbagai tahapan dalam proses lelang jabatan atau open bidding 2 posisi Kepala Dinas diantaranya, Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kota Bogor dan Kepala Dinas Perumahan dan Permukiman (Disperumkim) di Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor, sudah selesai dilaksanakan.

Wali Kota Bogor Bima Arya mengungkapkan ia berencana melakukan pelantikan dua calon kepala dinas besok pukul 10.00 WIB di Balaikota Bogor. “Semuanya proses dan tahapan sudah selesai, besok pelantikan jam 10.00 pagi yaa,” ungkap Bima ketika ditemui pakuanraya.com, usai rapat evaluasi penanganan covid-19 di sekretariat Satgas COVID-19 Kota Bogor, gedung eks DPRD, Jalan Kapten Muslihat, Senin (26/4/2021).

Namun demikian, orang nomor satu di Kota Bogor ini engga menyebut nama atau membocorkan siapa pejabat yang akan dilantik besok. “Kita lihat saja besok,” ujarnya.

Keputusan Bima Arya untuk melakukan pelantikan besok, dikarenakan proses wawancara dan pemaparan visi misi sudah dilakukan oleh enam orang kandidat pada Jumat (23/4) lalu. Meski mengaku kesulitan untuk menentukan siapa yang pantas ia pilih karena tipisnya nilai dari semua calon kepala dinas. Politisi PAN ini mengungkapkan semua calon memiliki kapasitas yang sama dan itu sangat baik.

“Semuanya bagus, yaa 11-12 laah, jadi nilainya tipis, hampir sama semua dan kapasitasnya sama semua,” tandasnya.

Ditempat yang sama, Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Bogor Atang Trisnanto berharap, orang yang dipilih oleh Bima Arya adalah orang-orang terbaik yang bisa memimpin dinas untuk pembangunan Kota Bogor yang lebih baik. Namun, Atang sendiri mengaku paling menyoroti pemilihan Kepala Bappeda Kota Bogor. Sebab, menurutnya Bappeda adalah dinas yang berkerja seperti seorang konduktor di sebuah orkestra. Sehingga perlu diisi oleh orang yang memiliki kemampuan untuk melihat masalah dan peta kebutuhan Kota Bogor secara menyeluruh.

“Sehingga perencanaan kedepan yang dikeluarkan, itu adalah perencanaan yang benar-benar matang, terencana, sistematis dan sesuai dengan prioritas kebutuhan masyarakat,” kata Atang.

Tak hanya itu, Atang juga berharap, seorang Kepala Bappeda harus bisa menjadi pendengar yang baik. Karena, nantinya bisa memperkaya wawasannya sebagai seorang kepala dinas dan mendapatkan lebih banyak informasi terkait kebutuhan pembangunan Kota Bogor. “Tentu yang kami harapkan adalah hari ini jaman serba digital, teknologi juga sangat mendominasi maka seharusnya seorang kepala bappeda kedepan orang yang melek secara teknologi, yang mana teknologi ini bisa mendukung perencanaan di kota bogor, sehingga tidak miss satu sama lain,” pungkasnya.

Tahapan seleksi yang sudah dilalui oleh enam orang pejabat Kota Bogor ini diantaranya adalah seleksi administrasi, seleksi uji kompetensi, penulisan makalah, cek kesehatan dan presentasi visi dan misi serta wawancara akhir. Enam orang yang akan menduduki dua kursi itunadalah Kabag Protokol dan Komunikasi pada Setda Kota Bogor Rudiyana, Sekretaris Bappeda Kota Bogor Rudi Mashudi dan Kabag Administrasi Pembangunan pada Setda Kota Bogor Tyas Ajeng Fitriani Prihandari, yang merupakan calon untuk posisi Kepala Bappeda. Sedangkan tiga orang pejabat yang memperebutkan jabatan Kepala Disperumkim Kota Bogor diantaranya adalah Sekcam Tanah Sareal Kota Bogor Adhitya Bhuana Karana, Camat Bogor Barat Juniarti Estiningsih dan Sekretaris Disperumkim Lorina Darmastuti. RIF

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.