Oknun Spekulan Tanah Bermain Api di Program Redistribusi Lahan HGU PT MPM

Lahan penggarap perkumpulan Warga Kampung Asli Sini (Warkamsi) di Desa Batulaawang, Kecamatan Cipanas, Cianjur. Esya | Pakar

CIANJUR—Warga petani penggarap Desa Batulawang, Kecamatan Cipanas Kabupaten Cianjur, mendirikan perkumpulan Warga Kampung Asli Sini (Warkamsi) pada tanggal 17 Juni 2021 lalu. Perkumpulan Warkamsi ini, terbentuk atas kesadaran petani penggarap didalam memperjuangkan hak-haknya. Pada program redistribusi lahan Hak Guna Usaha (HGU) dalam program Tanah Obyek Reformasi Agraria (TORA) Presiden RI Joko Widodo.


“Memang Warkamsi sendiri, sudah berbadan hukum dengan Akta Notaris Alvin Nugraha, SH, M.Kn nomor 69 tanggal 17 Juni 2021. Saat ini, kami bermitra dengan PT Maskapai Perkebunan Moellia (MPM) yang sedang menata ulang kebunnya melalui program redistribusi lahan HGU,” kata Ketua Warkamsi, Habib Abdul Karim Al Mutahar kepada wartawan dalam keterangan persnya ,Senin (2/8/2021).


Habib mengaku bahwa pihaknya mendukung program Presiden Joko Widodo melalui program redistribusi lahan HGU, dalam program Tanah Obyek Reforma Agraria (TORA). Tujuannya untuk mensejahterakan para petani penggarap yang ada di lingkungan perkebunan HGU. Program redistribusi lahan HGU ini, merupakan sebuah program strategis Presiden Jokowi. Didalam mengatasi kesenjangan antara pihak pengusaha dengan petani penggarap. Selain itu, untuk menjaga agar tidak terjadi penyerobot lahan atau pemanfaatan lahan secara ilegal oleh para spekulan tanah.


“Pasalnya selama ini, dilapangan banyak anggota kami yang diintimidasi dan diprovokasi. Bahkan pencemaran nama baik, melalui info hoax oleh spekulan-spekulan tanah. Para spekulan tanah ini, sengaja bermain api untuk mendapatkan keuntungan dari program redistribusi lahan HGU,” tegas Habib.


Saat ini, lanjut Habib dilapangan tiba tiba muncul kelompok tani penggarap dadakan yang dibentuk oleh oknum spekulan-spekulan tanah. Dengan harapan para anggota kelompok tani dadakan tersebut, dapat masuk dalam daftar penerima redistribusi lahan HGU ini. Namun pada kenyataan nama-nama kelompok tani dadakan tersebut, hanya mencatut namanya saja oleh para spekulan tanah. Selama ini, penguasaan tanah redistribusi lahan HGU para spekulan tersebut, hanya untuk kepentingan pribadi mereka. Diduga para spekulan-spekulan tanah ini, bekerjama dengan oknum oknum yang memiliki ortoritas.


“Untuk itu, kami meminta agar pihak aparat penegak hukum mengawasi program redistribusi lahan HGU yang digagas Presiden Jokowi. Jangan ada penumpang gelap yang tiba-tiba mendapatkan hak yang merugikan petani penggarap asli. Kami ada dan hadir untuk memastikan petani penggarap asli mendapatkan haknya,” tandasnya.


Sementara itu, pihak kuasa hukum PT Maskapai Perkebunan Moellia (MPM) Ariano Sitorus, SH mengatakan di lapangan banyak ditemukan spekulan-spekulan tanah yang memiliki modal besar memanfaatkan petani penggarap asli dengan membentuk kelompok-kelompok tani dadakan. Harapan mereka, data kelompok-kelompok tani dadakan masuk dalam daftar program redistribusi lahan HGU

“Spekulan spekulan tanah yang dimaksud, salah satunya adalah pemain lama yang pernah menguasai lahan HGU PT MPM secara ilegal,” jelas Ariano dalam keterangan persnya, Senin (2/8/2021).
Ariano berharap agar aparat penegak hukum dapat melindungi petani penggarap yang tengah memperjuangkan hak-haknya dari rongrongan para spekulan tanah. “Kitapun meminta agar aparat penegak hukum menindak tegas oknum-oknum yang telah memanipulasi data petani penggarap calon penerima sertifikat dari program redistribusi lahan HGU PT MPM,” tegasnya.


Menurutnya, selain tengah memproses program redistribusi lahan HGU, PT MPM telah menjalin kerjasama dengan Pengurus Cabang Gerakan Pemuda (GP) Ansor Kabupaten Cianjur dalam mengembangkan komoditas Alpukat dan Sayuran di atas lahan HGU. “PT MPM pun bekerja sama dengan Detasemen Khusus (Densus) 88 Anti Teror Mabes Polri. Didalam mendukung Program Nasional Deradikalisasi bagi para mantan Napi Terorisme. Dengan payung hokum Yayasan Hubul Waton 19 Indonesia dan Ponpes Darussalam Al Mubarok. Untuk mengembangkan komoditas tanaman kopi dan sayuran,” pungkasnya. SYA

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.