Nungki: Bonus Pelatih dan Atlet Jangan Terlalu Jomplang

Fitri Putra Nugraha. IST

CIBINONG – Kendati Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Bogor, melalui Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) ataupun Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) belum mendeklarasikan besaran bonus yang akan diterima atlet dan pelatih pada Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XIV Jawa Barat 2022.

Namun sejumlah pengurus cabang olahraga di ‘Bumi Tegar Beriman’ telah mewanti-wanti pemberian bonus pelatih dan atlet jangan terlalu ‘Jomplang’ perbedaannya. Karena sejatinya seorang atlet juara itu terbentuk dari didikan tangan-tangan pelatih yang andal. Sehingga penting bagi Dispora dan KONI memperhatikan bonus yang juga akan diterima oleh pelatih Kabupaten Bogor yang mengawal atlet di ajang Porprov 2022.

Seperti dikatakan Ketua Wushu Kabupaten Bogor, Fitri Putra Nugraha, KONI melalui Dispora Kabupaten Bogor segera membuat kebijakan atau keputusan soal nominal bonus atlet dan pelatih yang meraih medali emas, perak dan perunggu untuk Kontingen
‘Bumi Tegar Beriman’ di ajang Porprov dan Peparda 2022.

Selain itu kata Fitri Putra Nugraha, besaran nilai bonus antara atlet dan atlet jangan terlalu jomplang atau berat sebelah. Karena
atlet juara lahir dari pelatih yang punya dedikasi disiplin tinggi dan lain lainnya. Oleh sebab itu besaran bonus untuk pelatih cabang olahraga dibawah naungan KONI dan NPCI harus sesuai.

“Setiap pelatih ataupun atlet, pada saat tampil pada satu arena pertandingan multi even sama-sama ingin memberikan prestasi terbaik bagi daerahnya. Sehingga sudah selayaknya Kabupaten Bogor juga mengikuti rumusan besaran bonus yang dilakukan Kota Bogor untuk para pelatihnya sebesar Rp 75/ keping emas, dan Rp 100/keping untuk atlet,” kata pria yang akrab disapa Nungki itu, akhir pekan kemarin.

Menurut Nungki, sangat rasional ketika Kabupaten Bogor mengikuti rumusan besaran bonus pelatih yang dilakukan Kota Bogor. Apalagi, kata Nungi keuangan daerah Kabupaten Bogor lebih mampu dan lebih besar.

Nungki juga mengatakan KONI dan Dispora
Kabupaten Bogor jangan bicara menunggu kebijakan Bupati Bogor, kaitan dengan besaran bonus atlet dan pelatih. Karena Bupati itu hanya akan memutuskan nominal atau besaran bonus atlet dan pelatih berdasarkan usulan dari Dispora atau KONI Kabupaten Bogor.

“Yang jadi pertanyaan saya saat ini apakah KONI dan Dispora sudah membuat kajian khusus soal besaran bonus untuk pelatih dan atlet Kabupaten Bogor yang akan terjun
pada Porprov dan Peparda 2022, kalau pun belum hal ini harus jadi pertimbangan bagi KONI dan Dispora,” ucapnya. =ADI

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.