Nunggak Pajak Rp5,6 Miliar Sejak 2022, MNC Land Lido Malah Minta Dibebaskan ke Pemkab Bogor

Inilah lokasi proyek MNC Land di KEK Lido. Ujang | Pakar

CIGOMBONG – Sejak MNC Land Lido menunggak Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) Pedesaan dan Perkotaan (P2) tahun 2022 sebesar 5,6 miliar. Sebagai kawasan ekonomi khusus (KEK). Pihak MNC Land mengusulkan keringanan pembayaran PBB kepada Pemkab Bogor melalui  Dinas Pendapatan Daerah (Dispenda) bahkan minta pembebasan pajak.  Namun, pemda kabupaten Bogor, enggan menggratiskan, bahkan berani memberikan discount atau potongan sebagai wujud dukungan untuk KEK.


PLH Sekda Kabupaten Bogor Suryanto Putra mengatakan, awalnya pihak MNC Land meminta untuk dibebaskan, dari pajak alasannya karena sudah penetapan melalui  Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 69 tahun 2021 tentang KEK lido. “Ya awalnya minta di bebaskan pajak, namun pemda tidak mau lah, makanya saat ini sedang dikaji, oleh Dinas Pendapatan pengelolaan dan Keuangan Daerah untuk dipertimbangkan mendapatkan pengurangan atau diskon,” kata Suryanto Putra saat dihubungi Pakar.


Dia menjelaskan, sejak 2022 pihak MNC mengajukan keringanan, bahkan dibebaskan dari pajak, namun kata Suryanto dimungkinkan untuk mendapatkan keringanan tapi untuk minta dibebaskan sangat jauh. “Kalau keringanan masih mungkin, tapi kalau dibebaskan sepertinya jauh. Karena kita butuh untuk pembangunan, paling kalau  sudah selesai kajiannya Dibuat keputusan Bupati tentang keringanan tersebut,” ungkapnya. UJG
 
 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.