Noga Bu Neneng Dongkrak UMKM Desa Sukajadi

Cemilan Noga Bu Neneng yang sudah dipacking. (Yusman | Pakar)

TAMANSARI – Sebagian orang khususnya warga Kabupaten Bogor tak akan asing dengan cemilan Noga. Penganan berbahan dasar kacang tanah, kelapa dan gula aren ini memamg tak sehebat dulu seiring beragamnya aneka cemilan yang ada.

Namun, di Desa Sukajadi, Kecamatan Tamansari, Kabupaten Bogor ada UMKM memproduksi noga dengan area pemasaran hingga luar kota.

Cemilan dengan sebutan Noga Bu Neneng ini memang tidak diragukan lagi dari soal rasa. Maka tak heran noga buatannya banyak dipesan dari luar kota.

Meski demikian, untuk bisa dikenal hingga keluar kota, Bu Neneng juga menjalani proses yang begitu panjang yaitu sekitar 10 tahun hingga akhirnya buming.

Bu Neneng mengungkapkan, proses pembuatan noga sendiri dimulai dari panen kacang. Hanya kacang terbaik yang dipilih. Setelah kering dijemur, kacang-kacang kemudian di olah bersama kelapa dan gula aren

“Di sini kita ada bumbu rahasia yang memang setiap makanan punya resepnya. Awalnya saya memproduksi sekala kecil. Namun karena banyak yang suka akhirnya mencoba produksi untuk dibuat merek dan kemasan yang bagus,” ungkapnya.

Bicara soal rasa, Noga Bu Neneng sangat legit dan renyah. Perpaduan kacang yang dibentuk seperti mangkuk itu dapat dinikmati dengan kopi hitam ataupun sebagai kudapan oleh-oleh.

Neneng berharap usahanya ini dapat membantu warga sekitar. Untuk itu, berterima kasih Kepada Desa Sukajadi yang membantu proses berkembangnya usaha ini. Saat ini selain di sekitaran Bogor, Noga Bu Neneng sudah mengembangkan pasarnya ke luar kota di Jabodetabek. Selain itu pemasaran juga dilakukan secara online.

Kepala Desa Sukajadi, Ade Gunawan memaparkan Pemerintah Desa Sukajadi kini tengah membidik UMKM binaan desa. Tujuannya untuk memulihkan perekonomian warga desa. Desa menyuntikan dana untuk sektor usaha mengunakan dana desa.

“Kami membantu sektor UMKM dengan dana desa. Pemberdayaan pemerintaan khususnya di Noga. Noga ini ciri khas Sukajadi. Dan sudah 10 tahun produksi. Akibat pandemi UMKM sempat terhenti dan banyak membutukan bantuan dana,” ungkapnya

Ade berharap sektor UMKM di Desa Sukajadi dapat menembus pasar nasional dan masuk daftar UMKM Kabupaten Bogor. Saat ini pihak desa juga menjadikan Noga sebagai salah satu oleh-oleh asal Gunung Salak terutama Kecamatan Tamansari.

“Tidak hanya noga tetapi juga keripik, kerajinan dan masih banyak lagi. Karena Desa kami mayoritas ekonominya berputar pada UMKM,” tandasnya. =YUS

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.