Ngotot Ingin Jalur Puncak II Tetap Dibangun, Ade Yasin Beberkan Alasan Mulia

Bupati Bogor, Ade Yasin. Khaerul Umam | Pakar

CIBINONG – Bupati Ade Yasin tetap ngotot ingin mewujudkan pembangunan Jalur Puncak II meski Pemprov Jawa Barat tidak lagi menganggarkan pembangunan tersebut.

Dia beralasan, selain untuk mengatasi kemacetan di Jalur Utama Kawasan Puncak, Jalur Puncak II akan memberikan peran besar dalam perekonomian masyarakat.

“lebih dari 550 ribu penduduk yang tinggal di lima kecamatan ini, yaitu Citeureup, Babakan Madang, Cariu, Tanjungsari, dan Sukamakmur, akan mendapatkan pengaruh (ekonomi) dari pengembangan jalan ini,” kata Ade Yasin, Minggu (28/2/2021).

Tak hanya itu, Ade Yasin mengaku optimis jika Jalur Puncak II sepanjang 48,5 kilometer itu akan mampu mengangkat Indeks Pembangunan Manusia (IPM) di wilayah Timur Kabupaten Bogor. Salah satunya di Kecamatan Sukamakmur.

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Bogor, Kecamatan Sukamakmur memiliki IPM 52,23 poin, di bawah rata-rata IPM Kabupaten Bogor 69,12 poin. Kecamatan Sukamakmur bahkan memiliki nilai IPM terendah dari 40 kecamatan yang ada di Kabupaten Bogor.

Menurutnya, meski Pemprov Jabar tak jadi menggarap Jalur Puncak II, tapi ia berharap pembangunannya akan dikerjakan oleh Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR).

“Informasi yang saya terima, DED (detail engineering desain) oleh Kementerian PUPR. Kemudian lelang lalu dilanjutkan pekerjaan konstruksi. Itu semua dibangun oleh Kementerian PUPR,” ungkapnya.

Sebelumnya, Pemerintah Provinsi Jawa Barat, tak lagi memasukkan program pembangunan Jalur Puncak II dalam Rencana Pembangunan Jangan Menengah Daerah (RPJMD) 2021-2023.

Anggota Panitia Khusus (Pansus) RPJMD DPRD Jawa Barat, Asep Wahyuwijaya mengatakan, saat ini Pemprov Jawa Barat lebih mementingkan penanganan Covid-19.

Menurutnya, hal tersebut sudah diputuskan dalam rapat DPRD Jawa Barat.

“Saya sempat mepertahankan pembangunan (Puncak II). Tapi Dalam penyusunan RPJMD Jawa Barat 2021-2023 ini, kami fokus dalam penanganan wabah Covid-19 dan pemulihan ekonomi masyarakatnya, hal itu yang dianggap lebih penting,” kata dia. =MAM

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.