Musim Hujan, Penjual Tanaman Hias Kebanjiran Pembeli

NANGGUNG – Penjual tanaman hias maupun pohon buah-buahan mendapatkan omset meningkat saat musim penghujan. Hal itu di rasakan oleh penjual tanaman di kawasan Desa Batutulis, Kecamatan Nanggung. Salah satu pemilik warung tanaman hias, Jenal Arifin mengatakan, sudah hampir 7 tahun menjual bermacam bibit pohon baik pohon produktif maupun non produktif.

“Alhamdulilah minat masyarakat yang datang untuk membeli bibit pohon setiap harinya terus berdatangan. Pembeli bibit mulai dari masyarakat biasa maupun berasal pejabat negara,” katanya.

Ia menjelaskan bahwa dirinya warga perkotaan yang datang ke pedesaan dengan berinvestasi membeli lahan untuk di jadikan perkebunan. “Saya membeli bibit untuk dijadikan perkebunan mulai dari daerah Nanggung hingga Kecamatan Jasinga,” singkatnya.

Diatas lahan sekitar 5 ribu meter lebih tersebar bermacam jenis pohon yang dijajakan diantaranya bibit pohon produktif maupun non produktif. Ia menuturkan, kisaran harga bibit pohon tergantung pada jenis buah-buahan dan ukuran tingginya. Pastinya, harga bibit buah-buahan disini sangat terjangkau.

“Untuk penjualan dalam sehari bisa laku puluhan jenis bibit bahkan ratusan pohon, seperti pohon pete, durian rambutan hingga, jeruk, bibit pohon yang di jual, itupun tergantung usia dan ukurannya,” jelasnya.

Di lokasi usahanya itu, ia juga menyediakan jenis bibit bukan hanya buah-buahan, tapi menyediakan juga seperti bibit tanaman hias. “Mengingat pemintaan akan bibit pohon juga tidak sedikit. Mengenai harga, lanjut dia, bervariasi mulai dari ribuan hingga puluhan ribu bahkan ada juga seharga ratusan ribu,” tuturnya.

Meningkatnya permintan bibit pohon dan buah-buahan selama ini terus mengalami peningkatan terutama musim hujan. “Musababnya kalau penanaman dimusim hujan tidak terlepas karena suburnya kondisi tanah sehingga tanaman akan cepat tumbuh,” tegasnya.

Salah satu pembeli, yang merupakan Kepala Seksi (Kasie) Pendidikan dan kesehatan dari Kecamatan Leuwisadeng, Engkos Kosasih mengaku sudah sekian kalinya ia membeli bibit pohon lantaran untuk lahan perkebunannya. “Kalau ini bibit dibeli diantaranya puluhan pohon pete dan durian, kami investasi dengan cara berkebun,” tukasnya. FIR

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.