Mulai 1 Juli, Pemdes Wajib Kucurkan Anggaran 20 Persen untuk Ketahanan Pangan

Kepala UPT Pertenakan dan Perikanan Wilayah 3, Junaedi. (Firman | Pakar)

CIAWI – Dinas Pertanian dan Perikanan Kabupaten Bogor melakukan sosialisasi kepada pemerintah desa terkait kucuran anggaran untuk ketahanan pangan. Besarannya telah ditentukan, yakni 20 persen.

“Anggaran ini untuk hewani dan nabati bantuan sosial. Pemerintah desa wajib mengucurkan anggaran 20 persen dari dana desa untuk pemberdayaan masyarakat,” kata Kepala UPT Perternakan dan Pertanian wilayah Cisarua, Junaedi, Kamis (30/6/2022).

Dalam pengelolaan anggaran tersebut, sambung Junaedi, tentunya harus dilakukan secara mandiri, dan dikelola secara swadaya, tidak boleh pihak ketiga.

“Kegunaannya tergantung dari potensi desa itu sendiri. Bisa ke sayuran, atau ikan. Ini perorangan ya atau kelompok, ini harus padat karya dan tidak boleh ditenderkan. Melalui Badan Usaha milik desa pun tidak berkenan, harus diterima langsung oleh penerima bantuan, mekanismenya nanti desa yang mengatur,” pungkasnya. =FIR

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.