MUI: Shalat Tarawih Harus Dilaksanakan Dengan Protokol Kesehatan Ketat

Ketua MUI Kabupaten Bogor, KH Mukri Aji. Khaerul Umam | Pakar

CIBINONG – Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Bogor mulai melakukan pembahasan pelaksanaan shalat tarawih di tengah Pandemi Covid-19 tahun ini.

Ketua MUI Kabupaten Bogor, KH Mukri Aji mengatakan, pembahasan yang juga akan melibatkan Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) dan pimpinan organisasi islam tersebut lebih kepada bagaimana menaati aturan protokol kesehatan selama ibadah tarawih berlangsung.

“H-7 kami akan undang pimpinan organisasi Islam dan Forkopimda untuk membahas ini, tapi saya rasa ketika protokol kesehatan dilakukan dan dijalankan dengan baik saya rasa tidak masalah,” katanya, Senin (5/4/2021).

Berdasarkan hitungan kalender, bulan Ramadhan akan dimulai pada 13 atau 14 April 2021 atau pekan depan.

Di samping itu, KH Mukri menilai, upaya pemerintah saat ini dengan program Vaksinasi Covid-19 adalah ikhtiar menuju kebaikan, salah satunya memberikan ketenangan saat ibadah di bulan Ramadhan atau Idul Fitri nanti.

Apalagi puasa itu membuat kesehatan manusia lebih baik lagi.

“Puasa itu kan membuat kita sehat, ditambah vaksinasi covid-19 juga membuat imun kita lebih baik. Jadi saya rasa ibadah tarawih dan ibadah lainnya di bulan ramadhan tidak masalah dilakukan, selama menerapkan protokol kesehatan ketat,” tutur KH Mukri. =MAM

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.