Minta Orang Tua Murid Ikut Berantas Pungli Sekolah, Dewan: Tim Investigasi Akan Dibentuk

Ilustrasi pengelola sekolah menghindari adanya pungutan liar. IST

CIBINONG – Wakil Ketua Komisi IV DPRD Kabupaten Bogor, Ridwan Muhibi, memberikan warning kepada para pengelola SMA/SMK/sederajat untuk tidak sewenang-wenang dalam menerapkan aturan. Terutama persoalan administrasi.

Meski berada di bawah kendali Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Barat, Ridwan meminta para pengelola sekolah untuk menghindari adanya pungutan liar (pungli). Terutama pada proses Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB).

Ridwan juga meminta kerja sama orang tua murid untuk aktif memberikan informasi, melaporkan kejadian pungli jika merasa diperlakukan tidak baik oleh sekolah.

“SMA/SMK itu kan kewenangannya ada di Dinas Pendidikan Jawa Barat (Jabar), tapi karena ada di wilayah kita, maka laporkan ke komisi IV DRPD Kabupaten Bogor. Jika benar adanya pungutan liar sumbangan atau sogokan saat PPDB berlangsung yang bisa merugikan orang tua murid, maka tentunya akan kami tindaklanjuti,” tegasnya kepada PAKAR, Rabu (8/6).

Menurutnya, warning tersebut bukan tanpa alasan. Sebab, setiap PPDB bergulir tidak sedikit orang tua siswa yang mengeluhkan adanya tindakan pungli yang dilakukan sekolah. Hanya saja mereka tidak berani melaporkan hal tersebut.

“Yang jelas, ini pasti sangat dilarang oleh Disdik Jabar. Kita juga akan selalu berkoordinasi dengan Kantor Cabang Dinas Pendidikan sebagai perwakilan di daerah yang mengawasi SMA/SMK,” jelas Ridwan.

Untuk meminimalisir hal tersebut, Ridwan pun akan meminta Dinas Pendidikan (Disdik) Jawa Jawa Barat untuk membentuk tim investigasi, khusus mengawasi tindakan pungli.

“Nanti akan kita minta Disdik Jabar untuk membentuk tim investigasi yang bertugas di wilayah Kabupaten Bogor dan jika terbukti benar kita minta menindak lanjuti dan memberi sanksi yang tegas,” pungkasnya. =AGE

Dikirim dari Yahoo Mail di Android

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.