Meski PSBB, Mahasiswa IBIK Sekali-kali Harus Belajar Tetap Tatap Muka

BOGOR – Kota Bogor dalam waktu dekat bakal menerapkan kembali PSBB sebagai langkah antisipasi untuk menekan angka positif Covid-19 yang makin jari makin meroket.

Dengan PSBB diberlakukan, maka dampaknya adalah perkantoran baik swasta atau pemerintahan, mewajiban sebagian besar karyawannya melakukan work from home (WFH). Kemudian, ada juga pembatasan jam operasional untuk tempat usaha, serta ditetapkannya pembelajaran jarak jauh untuk semua tingkatan pendidikan, termasuk di kampus-kampus.

Namun, Rektor Institut Bisnis dan Informatika Kesatuan (IBIK) Bogor Moermahadi Soerja Djanegara mengatakan, sistem perkuliahan secara tatap muka harus tetap dilakukan, meski secara umum perkuliahan secara daring diberlakukan.

Ia menegaskan, perkuliahan tatap muka yang dilakukan sewaktu-waktu itu untuk mendukung sistem pembelajaran secara daring.

Jadi pihak kampus, sambung Moermahadi, harus mengetahui sejauh mana mahasiswa mampu menangkap materi perkuliahan selama dilakukan secara daring.

“Tatap muka itu harus ada, karena kita kan tidak tahu apakah sebenarnya mahasiswa itu mengerti atau tidak Lalu, dosen juga bagaimana itu cara menyampaikannya apakah dimengerti mahasiswa atau tidak. Dan banyak di sini jurusan-jurusan dan program studi yang harus ketemu harus tatap muka, harus masuk lab, jadi bagaimana ini bisa disesuaikan dengan sistem daring tersebut,” beber Moermahadi di kampus IBIK Bogor, Sabtu (9/1), kepada wartawan.=ROY

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.