Menko PMK : Lokasi Bencana Gempa Cianjur Jangan Jadikan Obyek Wisata

Menteri Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko-PMK) Muhadjir Effendy saat memantau posko korban gempa Cianjur. Esya | Pakar

CIANJUR – Menteri Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko-PMK) Muhadjir Effendy meminta agar lokasi bencana gempa bumi Magnitudo5,6 Skala Richter jangan dijadikan tempat setengah wisata.

“Saya mohon agar lokasi bencana gempa bumi jangan dijadikan tempat setengah wisata. Maksudnya, jangan dijadikan tempat berkunjung rame-rame kebeberapa tempat tempat gempa. Pasalnya, aktivitas jalan menjadi macet dapat menggangu mobilisasi bantuan yang kita buka,” kata Muhadjir kepada awak media di Pendopo Pemkab Cianjur, Rabu (30/11/2022).

Muhadjir berharap agar ada kesadaran warga yang berminat meninjau lokasi untuk bisa menahan diri agar tidak ikut rame-rame.

“Jadi saya mohon kesadarannya kepada warga yang berminat untuk meninjau lokasi sudah kita hargai. Tapi sebaiknya menahan diri untuk tidak ikut rame-rame datang ke lokasi, karena itu akan menggangu mobilisasi bantuan-bantuan yang akan diberikan kepada mereka,”pintanya.

Muhadjir meminta agar pencarian korban gempa bumi yang masih belum ditemukan dapat diperpanjang waktunya.

“Memang tadi pak Kepala BNPB sudah melaporkan semuanya. Tapi kan masih ada korban yang diduga masih belum bisa diketemukan. Selain masih ada tambahan laporan dari warga yang nanti mesti harus diverifikasi, memang saya tadi menyetujui untuk diperpanjang. Mungkin dua atau tiga hari kedepan,” terangnya.

Meskipun, lanjut Muhadjir, nanti pada akhirnya ada korban yang tidak bisa ditemukan, dirinya memohon kepada ahli waris atau keluarganya untuk mengikhlaskan.

“Sebab tidak mungkin harus menunggu secara terus menerus dalam tahap tanggap ini. Karena kita sesuai dengan arahan bapak Presiden diupayakan kita segera mempercepat rehabilitasi dan rekonstruksinya dalam waktu yang secepat-cepatnya,” pungkasnya. NDI/SYA

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.