Meningkat, Ada 335 Kasus Kematian Ibu dan Bayi Lahir di Kabupaten Bogor Sepanjang 2023

Ilustrasi kasus kematian ibu dan bayi baru lahir. IST

CIBINONG – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor mencatat kasus
kasus kematian ibu dan bayi baru lahir di wilayahnya mengalami peningkatan dalam satu tahun terakhir.

Hingga Agustus 2023, tercatat sebanyak 48 ibu meninggal dunia saat proses persalinan, sementara kematian bayi baru lahir mencapai 287 kasus.

“Data tahun ini, baru sampai Agustus 2023. Itu data dihimpun dari 101 puskesmas di seluruh Kabupaten Bogor. Ini harus jadi perhatian serius kita,” ujar Asisten Pemerintahan dan Kesra Sekretariat Daerah Kabupaten Bogor, Hadijana kepada wartawan, Rabu (25/10/2023).

Hadijana menjelaskan, kasus kematian ibu dan bayi baru lahir itu meningkat dibanding tahun 2022. Tahun lalu, kematian ibu mencapai 55 kasus dan kematian bayi baru lahir sebanyak 93 kasus.

Melihat data Badan Kesehatan Dunia (WHO) angka kematian ibu, lebih banyak terjadi pada kelompok kehamilan risiko tinggi, seperti usia ibu di bawah 18 tahun, usia di atas 34 tahun, jarak kehamilan di bawah 24 bulan dan jumlah anak terlalu banyak atau lebih dari 3 orang.

Kemudian berdasarkan data UNICEF, kematian bayi di Indonesia banyak terjadi pada masa baru lahir (neonatal), bulan pertama kehidupan.

Selain itu, kematian anak di Indonesia banyak disebabkan infeksi dan penyakit dari lingkungan yang tidak terjaga kebersihannya.

Menurut Hadijana, tingginya angka kasus di Kabupaten Bogor khususnya, merupakan dampak dari peningkatan derajat kesehatan masyarakat dan lingkungan, status gizi serta kesehatan ibu dan anak yang dimana itu merupakan indikator kesejahteraan bangsa. Sehingga hal itu harus selalu menjadi prioritas dalam pembangunan bidang kesehatan.

Hadijana pun meminta Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Bogor untuk tidak berhenti mendorong peningkatan gizi ibu dan anak.

“Saya minta dinas kesehatan terus mendorong peningkatan gizi dan kesehatan ibu dan anak. Meningkatkan kapasitas maupun kompetensi petugas kesehatan untuk merawat bayi dan balita, serta berkolaborasi dengan stakeholder seperti puskesmas, posyandu, PKK,” tandasnya. =MAM

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.