Mengklaim Miliki Dukungan Sepertiga Anggota, Juju Djuanedi Siap Bertarung Pada Muscab BPC-PHRI Ke-IX

Juju Djunaedi calon ketua BPC-PHRI Kabupaten Bogor. (Yusman | Pakar)

MEGAMENDUNG -Dua pekan menjelang Musyawarah Cabang (Muscab) BPC-PHRI Kabupaten Bogor sejumlah nama mulai mendaftarkan diri, salah satunya pengelola Hotel Accram, Juju Djunaedi.

Humas BPC-PHRI ini mendaftarkan diri maju pada pencalonan ketua BPC-PHRI ini setelah mengaku mendapatkan dukungan dari sepertiga anggota BPC-PHRI.

“Iyah sejumlah anggota mendorong saya untuk maju pada Muscab ke-9 nanti, dan karena ini keinginan anggota, dengan mengucapkan Bismillah saya siap maju,” ujar Djunaedi kepada wartawan, Senin (8/8/2022).

Selain dorongan dari anggota yang menginginkan dirinya maju pada Muscab BPC-PHRI ke IX, ia juga berkeingin membawa BPC-PHRI ke arah perubahan yang baik, khususnya menjadikan organisasi ini menjadi organisasi yang bermanfaat bagi anggota dan masyarakat Kabupaten Bogor pada umumnya.

Tidak hanya itu, BPC-PHRI yang memiliki visi menjadi “Garda terdepan dalam pemulihan ekonomi sektor pariwisata” harus direalisasikan sebagai wujud komitmen organisasi.

“Dan saya juga berkomitmen akan merangkul semua, baik pengusaha restoran dan hotel di Kabupaten Bogor, dan juga stackholder yang ada, dan tentunya bersinergi dengan Pemerintah,” jelasnya.

Ia juga berharap, pencalonan dirinya pada Muscab BPC-PHRI ke IX yang akan dilaksanakan pada 23-24 Agustus ini dapat diamini semua pihak.

“Yang ada dalam diri saya hanya ingin berbuat bagi organisasi, sehingga perlu dukungan semua pihak,” tandasnya.

Sementara, salah satu anggota BPC-PHRI Kabupaten Bogor yang enggan disebutkan namanya mengaku siap mendukung Juju Djunaedi menjadi Ketua BPC-PHRI periode 2022-2025.

“Kami bersama rekan lainnya, siap menyukseskan Muscab BPC-PHRI ke IX dan menjadikan Djunaedi duduk di kursi tertinggi organisasi pengusaha hotel dan restoran di Kabupaten Bogor,” tandasnya. =YUS

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.