Melawan Aturan Pemkab Bogor, Sopir Truk Tambang Demo Tutup Jalan Parungpanjang

Pemblokiran jalan Parungpanjang oleh sopir truk tambang menentang peraturan Pemkab Bogor. (Ist)

PARUNGPANJANG – Pasca diberlakukan kembali Perbup Bogor 56/2023 terkait jam operasional angkutan tambang, para sopir truk tronton kembali beraksi.

Sejumlah sopir truk tronton melakukan aksi demo dengan cara memberhentikan mobil ukuran gajah tersebut di tengah – tengah jalan raya Parungpanjang.

Aksi tersebut berlangsung mulai pukul 22.30 WIB pada Rabu (13/11/2024) selepas warga melaksanakan sholat tarawih. Akibat aksi dari para sopir truk tronton ini, jalan Parungpanjang macet total dan lalu lintas nyaris tak bergerak.

“Titik utama lokasi aksi demo sopir truk tronton tersebut di sekitar area depan jalan kantor kecamatan Parungpanjang. Di lokasi ini macet total,” ungkap Asep (46) seorang warga Parungpanjang.

Hal serupa diungkapkan Subroto, warga lainnya yang menyebutkan bahwa aksi demo para sopir truk tronton itu dimulai sekitar pukul 21.30 WIB dengan cara mobil – mobil tronton sengaja diparkir di tengah jalan raya Parungpanjang.

“Iya lalu lintas macet hampir lima jam. Pada pukul 02.30 WIB turun hujan dan ada musyawarah perwakilan sopir truk tronton dengan Muspika dan Dishub. Sehingga jalan mulai kembali normal,” ujarnya.

Aksi demo sopir truk tronton tersebut langsung viral di jejaring media sosial percakapan warga. Komentar warga pun beragam, ada yang pro dan kontra. Aksi semacam ini juga pernah dilakukan para sopir truk tronton di Parungpanjang.

“Pemerintah tidak boleh kalah sama aksi demo semacam ini. Jadi Perbup Bogor 56 tahun 2023 harus tetap ditegakkan agar warga lainnya dapat beraktivitas di siang hari dengan nyaman dan aman,” komentar seorang warga di salah satu platform medsos. FRI

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.