Mayday, Forkopimda Cianjur Gelar Baksos ke Buruh

Saat Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kabupaten Cianjur, Tohari Sastra, diwawancarai wartawan. Esya | Pakar

CIANJUR—Hari Buruh Internasional (Mayday) yang digelar serikat buruh dan Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kabupaten Cianjur diisi dengan audensi dengan pejabat Forkopimda Kabupaten Cianjur dan pemberian bantuan kepada buruh serta keluarganya Rabu (1/5/2024) kemarin. Kegiatannya Mayday tersebut, digelar Ruang Garuda Pendopo Pemkab Cianjur bersama pejabat Forkopimda Kabupaten Cianjur, serikat pekerja dan pengusaha.

Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kabupaten Cianjur, Tohari Sastra, mengatakan bantuan yang diberikan di antaranya paket sembako. Secara teknis, bantuan diserahkan kepada serikat pekerja untuk disalurkan kembali ke masing-masing buruh atau keluarganya.

“Memang bantuan tersebut, ada yang dari perusahaan-perusahaan, dari Baznas. Alhamdulillah di Hari Buruh Internasional ini kita masih bisa berbagi,” kata Tohari kepada wartawan Kamis (2/5/2024).

Menurutnya, audiensi yang dilakukan, buruh yang diwakili serikat pekerja menyampaikan berbagai aspirasi. Pada prinsipnya, mereka berharap ke depan agar kesejahteraan para buruh di Kabupaten Cianjur bisa meningkat. “Mudah mudahan dengan adanya hubungan industrial dengan para pengusaha juga bisa harmonis dan sinergis,” terangnya.

Dia juga mengaku tidak memungkiri, jika masih terdapat keluhan dari para buruh menyangkut pembayaran gaji yang mandek. Mereka meminta bantuan pemerintah daerah agar bisa memfasilitasinya. “Itu sudah kami lakukan. Memang ada perusahaan yang membayarkan gaji karyawannya. Sudah kami panggil. Hasil penjelasan pihak perusahaan, kondisi keuangannya sedang kurang bagus. Tapi mereka (perusahaan) sudah siap membayar dengan cara mencicil,” ujarnya.

Pada kesempatan ini, kata Tohari diaspirasikan juga dibentuknya tim satuan tugas (satgas). Bahkan akan segera mengoordinasikannya dengan unsur Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda). “Nanti kita akan pilih juga siapa yang layak jadi tim satgas,” imbuhnya.

Tim satgas ini, lanjut Tohari dibentuk bertujuan untuk menangani permasalahan antara buruh dengan perusahaan. Sehingga ke depan tetap terjadi harmonisasi dan sinergitas. “Tujuannya bagus. Segera mungkin nanti kita bahas untuk pembentukannya,” pungkasnya. BNM/NDI/SYA.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.