Masuki Kabupaten Bogor, Wisatawan Diwajibkan Tunjukan Sertifikat Vaksin

Bupati Bogor, Ade Yasin. (Khaerul Umam | Pakar)

CIBINONG. – Pemerintah Daerah Kabupaten Bogor meminta para wisatawan menunjukan sertifikat vaksin saat akan melakukan liburan tahun baru 2022.

“Tahun baru nanti jangan sampai ada keramaian dan kita melarang masyarakat untuk melakukan pesta kembang api, arak-arak di jalan, konvoi dan lainnya. Karena ini sebagai salah satu upaya kita Pemerintah Daerah untuk meminimalisir angka penyebaran virus Covid-19 dan terlebih lagi datangnya virus varian baru yakni Omicron,” kata Bupati Bogor, Ade Yasin.

Dirinya pun akan berkordinasi dengan Satgas Covid-19 untuk melakukan pengawasan ketat terhadap para wisatawan yang masuk ke wilayah Kabupaten Bogor.

“Kita himbau masyarakat untuk melaksanakan tahun baru itu lebih baik di rumah masing masing bersama keluarga dan kita akan minta Satuan Polisi Pamong Praja (Sat Pol PP) untuk mengawasi sejumlah wisata dan wisatawan wajib menunjukan hasil vaksin kepada para petugas,” ucapnya.

Sementara itu Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Sat Pol PP) Kabupaten Bogor, Agus Ridho sudah mengerahkan setiap pos di seluruh titik untuk meminimalisir terjadinya penumpukan mobilisasi masyarakat.

“Untuk wisatawan yang jelas harus di batasi terutama terkait dengan masalah bahwa yang datang diKabupaten bogor harus vaksin semua, makanya ketika proses dan wisatawan juga menyerahkan bukti surat vaksin untuk memasuki wisata tersebut,” terangnya.

Ia menuturkan bahwa batas wisatawan itu maksimal sebanyak 50 persen dan wajib menyerahkan sertifikat vaksin kepada para petugas.

“Jika tidak dapat menyerahkan sertifikat vaksin, saya minta para petugas untuk melakukan putar balik kepada para wisatawan,” pungkasnya. AGE

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.