Masuk Tahap Pembuktian, Sengketa Pilkada Gunawan Hasan Diputuskan 25 Juni

Ketua Bawaslu Kabupaten Bogor, Ridwan Arifin. (Dok.Pakar)

CIBINONG – Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Bogor, memproses sengketa Pilkada yang diajukan pasangan calon perseorangan yakni Gunawan Hasan dan Rudi Harianto.

Sengketa tersebut kini memasuki tahap pembuktian. Dimana Bawaslu menghadirkan saksi-saksi baik dari penggugat yakni pasangan Gunawan Hasan-Rudi Harianto maupun saksi dari KPU Kabupaten Bogor selaku pihak tergugat.

Ketua Bawaslu Kabupaten Bogor, Ridwan Arifin mengatakan, agenda pembuktian dilakukan setelah pihaknya melalui beberapa tahapan mulai dari mediasi hingga ajudikasi.

“Pihak pelapor dan KPU tidak menemukan kesepakatan pada tahapan sengketa lewat jalur mediasi. Kemudian, Bawaslu melanjutkan kepada tahapan ajudikasi yang sudah berlangsung selama dua hari pada Selasa hingga Rabu 18-19 Juni 2024,”
kata Ridwan kepada wartawan, Kamis (20/6/2024).

Pada sidang pertama diproses ajudikasi, Bawaslu langsung mengagendakan beberapa tahapan di antaranya mendengarkan materi gugatan dari pihak terlapor dan jawaban dari KPU Kabupaten Bogor sebagai termohon.

Pada agenda tersebut, kata dia, KPU juga meminta dihadirkan bukti dan saksi dari kedua belah pihak.

“Kemarin kami telah mendengarkan kesaksian saksi, masing-masing dari pemohon dan termohon dua orang terus sama pemeriksaan bukti,” jelas Ridwan.

Setelah proses itu, Bawaslu Kabupaten Bogor akan meminta kesimpulan dari masing-masing termohon dan pemohon pada Jumat 21 Juni 2024.

Selanjutnya, putusan hasil sengketa akan diumumkan pada Selasa 25 Juni 2024 mendatang dengan dihadirkan ketua belah pihak.

“Putusan paling telat hari selasa, karena 12 hari kerja. Jadi memang tadi sudah disampaikan simpulan masing-masing dari pemohon dan termohon kita tunggu hari Jumat, tidak ada sidang hanya menyampaikan kesimpulan secara tertulis ke Bawaslu,” kata Ridwan.

Diketahui, gugatan itu bermula saat
Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Bogor mengembalikan berkas Gunawan Hasan-Rudi Harianto yang sebelumnya menetapkan pasangan tersebut lolos sebagai peserta.

Ketua KPU Kabupaten Bogor,
M Adi Kurnia menjelaskan bahwa pengembalian berkas itu dilakukan usai proses perbaikan dilakukan.

“Kami telah mengembalikan berkas dukungan calon independen pada tanggal 8 (kemarin) karena pada tahap perbaikan, dukungan yang diberikan (Gunawan Hasan-Rudi) masih belum memenuhi syarat minimal yang telah ditetapkan,” ungkapnya kepada.

Lebih lanjut Adi mengatakan, keputusan ini diambil karena jumlah dukungan yang diajukan oleh calon tidak mencapai standar minimum yang ditetapkan oleh KPU.

“Kami telah mengembalikan berkas karena dukungan yang diajukan tidak memenuhi persyaratan minimal yang telah ditetapkan. Prosesnya melalui pengunggahan berkas menggunakan sistem aplikasi online,” kata Adi. =MAM

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.