Masih Banyak Hoax, Pemkab dan Ulama Yakinkan Vaksin Itu Aman dan Halal

Bupati Bogor, Ade Yasin. Prayoga | Pakar

CIBINONG – Meski antusias masyarakat Kabupaten Bogor sudah cukup tinggi, Bupati Ade Yasin menyebut masih banyak di antara mereka yang termakan kabar bohong atau hoax soal Vaksinasi Covid-19.

Dia menilai, kabar bohong yang disebar oleh oknum yang tidak bertanggung jawab tersebut menjadi salah satu kendala yang ditemui Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor untuk mempercepat proses Vaksinasi Covid-19.

“Masih banyak yang termakan hoax, padahal ini sudah dijamin. Ulama pun sudah menyatakan kehalalan vaksin ini. Jadi harusnya tidak ada keraguan lagi untuk di vaksin,” kata Ade Yasin, Minggu (26/9/2021).

Pada program vaksinasi ini, Pemkab Bogor ditargetkan mampu menyelesaikan sekitar 4,2 juta orang atau sekitar 70 persen dari total penduduk di Kabupaten Bogor.

Sementara berdasarkan data tim Satgas Penanganan Covid-19 Kabupaten Bogor belum lama ini, jumlah yang telah ter vaksin baru mencapai 22 persen atau sekitar 1,9 juta baik dosis pertama maupun kedua.

Untuk meyakinkan masyarakat secara menyeluruh, Pemkab Bogor menggandeng ulama, tokoh masyarakat membantu melakukan sosialisasi memberikan pemahaman yang baik kepada masyarakat soal vaksinasi tersebut.

“Ini adalah ikhtiar kita untuk menjadi sehat di tengah Pandemi Covid-19. Saya harap masyarakat tidak lagi termakan hoax, apalagi sudah dinyatakan aman baik secara klinis maupun halal oleh ulama,” jelas Ade Yasin.

Sementara untuk menjawab keraguan masyarakat, Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Bogor, KH Mukri Aji mengaku sudah menugaskan para anggotanya melakukan sosialisasi yang masif soal jaminan Vaksin Covid-19 ini.

“Ada tugas khusus yang dipimpin langsung para ketuanya di tingkat kecamatan juga desa untuk mensosialisasikan itu,” kata Mukri Aji.

Dia pun memastikan jika Vaksinasi Covid-19 merupakan upaya yang dilakukan Pemkab Bogor untuk melindungi masyarakat di tengah Pandemi Covid-19.

“Vaksin ini halal, Insya Allah sehat dan selamat. Ini ikhtiar untuk mengejar kesehatan,” pungkas Mukri Aji.=MAM

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.