Marak Terjadi Pungutan, Disdik Kabupaten Bogor Minta Korlas Segera Dibubarkan

Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Bogor, Juanda Dimansyah. (Age | Pakar)

CIBINONG – Dinas Pendidikan Kabupaten Bogor kini naik pitam, sebab bukan tanpa alasan. Marak sekali terjadi pungutan terhadap orang tua murid, sehingga meminta untuk Koordinator Kelas baik dijenjang SD dan SMP untuk segera dibubarkan.

Hal itu disampaikan oleh Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Bogor, Juanda Dimansyah bahwa pihaknya sering kali mendapatkan laporan adanya pungutan yang dilakukan pihak komite sekolah serta koordinator kelas.

“Kalau korlas itu bukan komite tetapi tidak memikat aturannya yang telah diterapkan artinya diluar tanggung jawab kami sebab tanpa sepengetahuan kami Dinas Pendidikan Kabupaten Bogor,” katanya.

Dirinya menyebutkan bahwa pungutan komite kelas dan koordinator kelas terhadap orang tua murid baik itu dijenjang SD maupun SMP sangat jelas tidak diperkenankan.

“Apapun itu alasannya sangat tidak perkenankan untuk melakukan pungutan, apa lagi kita sering mendapatkan laporan kalau komite disetiap sekolah suka melakukan pungutan terutama koordinator kelas (Korlas(. Maka dari itu ini harus disikapi secara tegas dan untuk korlas lebih baik dibubarkan saja apa lagi merugikan orang tua murid,” tegasnya.

Dirinya menerangkan adanya aturan Kementrian Pendidikan dan Budaya (Kemendikbud) nomor 75 Tahun 2016 yang menjelaskan bahwa Komite Sekolah melakukan penggalangan dana dan sumber daya pendidikan lainnya untuk melaksanakan fungsinya dalam memberikan dukungan tenaga, sarana dan prasarana, serta pengawasan pendidikan

“Namun pihak sekolah tidak diperkenankan untuk memungkut baik itu siswa dan orang tua siswa dan komite hanya bisa meminta sumbangan ke donatur atau ke perusahaan yang ada diluar,” terangnya.

Senada dikatakan Humas Dinas Pendidikan Kabupaten Bogor, Iqbal Rukmana bahwa kasus pungutan terhadap orang tua murid baik dijenjang SD dan SMP yang ada di Kabupaten Bogor kebanyakan dilakukan oleh Koordinator Kelas (Korlas).

“Kebanyakan yang melakukan pungutan itu biasanya korlas dan menurut saya korlas ini harus di bubarkan karena ada puluhan yang sudah kita tangani kasus pungutan kepada orang tua murid,” tandasnya. AGE

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.