Marak Proyek Pembangunan SD Tak Tuntas di Kabupaten Bogor, Disdik Sanksi 9 Kontraktor

Kasie Pembangunan SD Dinas Pendidikan Kabupaten Bogor, Yanto Pradipta. Age|Pakar

CIBINONG – Sebanyak sembilan kegiatan proyek peningkatan sarana dan prasarana pendidikan jenjang SD tercatat masih belum selesai atau masuk proses KDP (kegiatan dalam pekerjaan).

Hal itu disampaikan oleh Kepala Seksi (Kasie) Pembangunan SD Dinas Pendidikan Kabupaten Bogor, Yanto Pradipta bahwa proyek peningkatan fasilitas pendidikan jenjang SR pada anggaran pendapatan dan belanja daerah (APBD) 2023 masih belum ada yang belum selesai. “Ada yang belum selesai dan itu masuknya KDP (kegiatan dalam pekerjaan) dan kita memberikan perpanjangan waktu kontrak maksimal 50 hari dan selesainya mungkin di atas tanggal 8 Februari 2024,” katanya.

Ia juga menyebut ada beberapa kegiatan proyek tersebut yang telah masuk dalam tahap PHO (Provisional Hand Over), “Jadi sembilan kegiatan ini rehabilitasi ruang kelas, pengadaan pagar, dan pekerjaan lapangan sekolah. Namun dari sembilan kegiatan ini ada yang sudah pho, dan yang masuk perpanjangan kontrak itu kita kenakan sanksi berupa denda 1 permil,” ucapnya.

Dirinya mengungkapkan alasan penyebab ketelatan penyelesaian kegiatan tersebut dikarenakan adanya perubahan masa waktu dan juga karena masuknya musim penghujan. “Penyebab ketelatan pekerjaan ini dikarenakan beberapa kegiatan masuk perubahan masa waktu dan dipersulit juga ketika pada pergantian tahun kemarin sudah masuk musim penghujan,” ungkapnya.

Yanto memastikan sembilan kegiatan tersebut dalam minggu ini segera diselesaikan oleh pihak penyedia jasa. “Kita sudah ingatkan kepada penyedia jasa kalau dalam masa perpanjangan waktu harus digunakan sebaik mungkin, dan dalam minggu ini dipastikan akan selesai,” pungkasnya. AGE

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.