Mantan Kades Diduga Jual Bangunan Posyandu di Sukamakmur, ini Pengakuannya

SUKAMAKMUR – Bangunan Pos Pelayanan Keluarga Berencana (Posyandu) Kemuning 1 diduga dijual Mantan Kepala Desa Warga Jaya, Kecamatan Sukamakmur, Kabupaten Bogor. Pasalnya bangunan tersebut berada di kampung Jogjogan, RT 02/01, Desa Wargajaya yang telah dibangun dengan uang Dana Desa (DD) sebesar Rp 46 juta pada tahun 2015, dengan status kepemilikan tanah milik Haji Sumri yang merupakan, mantan Kepala Desa Wargajaya.

Namun hingga saat ini tanah tersebut telah dijual berupa bangunannya oleh Haji Sumri, pada tahun 2020, senilai Rp 25.000.000 (dua puluh lima juta rupiah). Pernyataan tersebut telah dibenarkan oleh Iis selaku anak kandung dari Ibu Ida, dengan mengatakan bahwa pihaknhmya telah membeli tanah beserta bangunannya dari Haji Sumri mantan Kepala Desa Wargajaya, sebelum pak Haji Ooy.

“Saya memang membeli tanah tersebut dengan luas tanah sekitar 50X50 meter, pada tahun 2020. Sekitar 1 tahun yang lalu lah, dan itu pun saya beli seharga Rp 25.000.000,00 (dua puluh lima juta rupiah,” kata Iis, kepada pakuanraya.com saat ditemui di rumahnya, Minggu (7/3/2021).

Dirinya pun menambahkan bangunan tersebut tidak kami ubah sedikit pun sampai sekarang. “Jika ingin dibongkar bangunannya tidak apa apa, karena kami membeli waktu itu hanya berupa tanah,” jelasnya. Namun disamping itu, Mantan Kepala Desa Wargajaya, Haji Sumri membantah pernyataan tersebut bahwa tanah tersebut tidak dijual atau dihibahkan. “Memang tanah tersebut milik saya, tapi tanah tersebut tidak dijual belikan atau dihibahkan kepada orang lain sama sekali,” kilahnya.

Ia pun menuturkan makanya saya bangun Posyandu diatas tanah milik saya, karena saya berfikir. Kemungkinan periode kedepan saya terpilih lagi. “Sama sekali saya tidak menjual belikan tanah tersebut kepada orang lain yang pada masa itu saya jadikan bangunan Posyandu Kemuning 1,” akunya. AGE

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.