LSP P2 Gelar Sertifikasi Kompetensi Kerja di UPT BLK

BOGOR – Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) Ketenagakerjaan Kabupaten Bogor melaksanakan sertifikasi kompetensi kerja terhadap sumber daya manusia hasil pelatihan berbasis kompetensi (PBK).

Hal itu disampaikan oleh Ketua LSP Kabupaten Bogor, Muzaini bahwa pihaknya saat ini tengah menggelar penyerahan sertifikasi kompetensi di UPT Balai Latihan Kerja (BLK), Desa Tanjong, Kecamatan Tajurhalang, Kabupaten Bogor.

“Penyerahan sertifikasi LSP P2 Ketenagakerjaan Kabupaten Bogor ini sebenarnya ada 100 peserta tetapi terdapat 93 yang direkomendasikan kompeten, lalu 3 peserta direkomendasikan belum kompeten,” katanya.

Lanjut ia mengatakan bahwa Pembentukan LSP P2 Ketenagakerjaan Kabupaten Bogor berdasarkan keputusan Bupati Bogor Nomor 563/793/Kpts./Per-UU/2019 tentang Tim Kerja Kerja Pembentukan Lembaga Sertifikasi Profesi Ketenagakerjaan Kabupaten Bogor  dan Keputusan Kepala Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Bogor Nomor 563/117-Disnaker/I/2020 tentang Pembentukan Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) Ketenagakerjaan Kabupaten Bogor, diperbarui dengan Keputusan Kepala Dinas Tenaga Kerja Nomor 563/21/Kpts/II/2021 tentang Perubahan Struktur Organisasi Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) Ketenagakerjaan Kabupaten Bogor, diperbarui lagi dengan Keputusan Kepala Dinas Tenaga Kerja Nomor : 563/1002/Kpts./II/2022 tentang Perubahan SK 563/21/Kpts./II/2021 tentang Perubahan Struktur Organisasi Lembaga Sertifikasi Profesi Ketenagakerjaan Kabupaten Bogor.

“Ruang lingkup lisensi LSP Ketanagakerjaan Kabupaten Bogor sebanyak 5 Skema mulai dari Skema Sertifikasi Klaster Pengoperasian Mesin Bubut, Skema Sertifikasi Klaster Servis Sepeda Motor Konvensional, Skema Sertifikasi Klaster Penggambaran Bangunan  dengan Perangkat Lunak, Skema Sertifikasi Okupasi Fillet Welder SMAW 2F/PB, Skema Sertifikasi Okupasi Asisten Operator Komputer,” paparnya.

Dirinya juga menjelaskan Hasil pelaksanaan uji kompetensi yang dilaksanakan pada tanggal 19-20 mei 2022 dan ditetapkan dalam sidang pleno pada tanggal 23 – 27 mei 2022, dinyatakan bahwa peserta uji kompetensi kerja berjumlah 100 peserta dari 5 kejuruan dengan hasil 93 peserta dinyatakan kompenten dan 7 Peserta lainnya belum dinyatakan kompeten.

“Kalau kendalanya itu memang bersifat nasional ketika asesornya itu menyatakan peserta kopeten atau belum kopeten jadi bertanggung jawab secara moral jadi ketika mengisi belum belum bisa menyelesaikan tugas tugasnya dan materi uji yanh sesuai sop sama standar maka belum kompeten untuk masuk dalam pendaftaran ini kan dibawah dinas ketenagakerjaan otomatis itu alumni kompetensi lsp kabupaten bogor,” jelasnya.

Setelah itu masuk tahap sertifikasi, uji kompetensi setelah itu pengujiannya berbeda melalui lembaga lsp ketenagakerjaan Kabupaten Bogor. AGE

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.