Lima Hari Belum Ditemukan, Pencarian Bocah Hanyut di Sungai Ciliwung Dihentikan

BOGOR – Lima hari sudah berlalu, upaya pencarian terhadap bocah berusia 9 tahun berinisial SF yang hanyut di Sungai Ciliwung, akhirnya dihentikan. Pihak Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Bogor menetapkan penghentian pencarian korban hanyut di Sungai Ciliwung, Minggu (14/2/2021).

Kepala Pelaksana BPBD Kota Bogor, Priyatna Syamsyah, mengungkapkan proses pencarian terakhir tadi dilakukan hingga pukul 17.30 WIB. Tim memulai pencarian dari titik awal kejadian di Kelurahan Sukasari, Kecamatan Bogor Timur, hingga Yayasan Bambu, Kelurahan Cibinong.

“Dengan kesepakatan pihak Keluarga, Kecamatan, Kelurahan dan tim SAR gabungan, pada pukul 18.00 WIB hari ini, pencarian dihentikan,” ucap Priyatna kepada pakuanraya.com.

Meski pencarian dihentikan, ia mengungkapkan pemantauan secara visual akan tetap dilakukan di beberapa titik aliran Sungai Ciliwung. Sebelumnya, Priyatna menjelaskan bahwa dalam empat tahun terakhir, ada 10 kejadian orang hanyut di Sungai Ciliwung. “Dari 2018 hingga 2021 tercatat ada 10 kasus kejadian orang hanyut di Kota Bogor,” jelasnya.

Dari 10 kejadian tersebut, sambung Priyatna sudah termasuk kejadian yang baru-baru ini terjadi, yaitu hanyutnya SF (9) bocah asal Kelurahan Sukasari, Kecamatan Bogor Timur. Ia pun mengingatkan kepada para orang tua, agar menjaga keamanan dan keselamatan anak-anaknya. Terutama jika main ke Sungai Ciliwung ataupun Cisadane yang melintas di Kota Bogor.

“Jadi para orangtua harus lebih hati-hati dalam menjaga anak-anaknya agar tidak terseret arus ketika main di sungai. Sebab dari 10 kejadian, 6 diantaranya korbannya adalah anak-anak,” tandasnya. RIF

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.