Libur Lebaran Telah Usai, Sejumlah Tempat Wisata di Cisarua Masih Ramai Dikunjungi Wistawan

Antrean kendaraan di jalur Puncak, Senin (9/5/2022). (Firman | Pakar)

CISARUA – Agrowisata yang berada di Desa Tugu Selatan, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bogor masih ramai dikunjungi meski libur lebaran telah usai.

Kasie Trantib Satpol-PP Kecamatan Cisarua, Effendi mengatakan, pada libur panjang tahun ini memang sejumlah wisata yang berada di Kecamatan Cisarua membludak.

“Di sini tempat wisata banyak, yang paling sering dikunjungi wisatawan adalah Taman Safari, Taman Wisata Matahari, Masjid At-ta’awun, Curug Ciburial, Telaga Saat, Telaga Warna dan The Ranch,” kata Effendi kepada wartawan.

Menurut Effendi, serbuan puluhan ribu pengunjung ini lantaran telah dilonggarkannya aturan PPKM oleh Pemerintah Pusat. “Kalau lebaran dua tahun kemarin saya benar-benar nganggur,” terangnya.

Kendati sudah ada pelonggaran aturan, lanjut Effendi, pihak Musyawarah Pimpinan Kecamatan (Muspika) Cisarua tetap mengimbau kepada pengelola wisata dan pengunjung agar tetap mengikuti protokol kesehatan (Prokes).

“Kita perketat imbauan hingga ke restoran, vila, tempat wisata pun turut kita imbau, takutnya seminggu setelah lebaran ini naik lagi (angka postif Covid-19), tapi Alhamdulillah kabarnya hingga saat ini belum ada kenaikan,” paparnya.

Adapun langkah yang ia ambil selaku penegak ketertiban adalah memonitoring baik dari tempat wisata hingga pengunjungnya sendiri.

“Saya arahkan semua restoran hingga wisata untuk tetap menerapkan prokes, walau kita sedang memasuki masa endemi tapi tetap aturan pemerintah jangan dihilangkan,” singkatnya.

Semantara itu, Kepala Desa Tugu Selatan Eko Windiana mengatakan, saat libur lebaran destinasi wisata yang berada di Tugu Selatan membeludak dikunjungi oleh pengujung dalam maupun luar Bogor.

“Kemarin saya pantau wisata yang berada di wilayah kerja saya. Alhamdulilah semuanya terkena dampak, dari sisi ekonomi di Tugu Selatan hari ini kembali bangkit,” ujarnya.

Ia mengatakan, kalau wisata di Tugu Selatan terfokus di Agrowisata Gunung Mas. Meskipun masuk kawasan Badan Usaha Milik Negara (BUMN), sambungnya, akan tetapi beberapa spot wisata bekerja sama dengan pihak ketiga dan PT. Perkebunan Nusantara (PTPN).

“Kalau untuk total keseluruhan wisata saya belum tau ya. Akan tatapi take-off landing paralayang, gunung mas ada sekita 15 destinasi wisata,” jelasnya. =FIR

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.