Lewati Leuwiliang, Jangan Lupa Nikmati Jahe Merah Khas Angkringan ini

Inilah penjual jahe merah angkringan yang ada di Jalan Leuwiliang. Putri-Magang

LEUWILIANG – Jahe merupakan salah satu rempah yang populer di kalangan masyarakat Indonesia. Bumbu akar ini memiliki rasa pedas dan aroma yang cukup kuat. Selain digunakan untuk resep masakan tradisional, jahe pun dapat diolah menjadi minuman hangat yang kaya akan khasiat.

Di Jalan Raya Leuwiliang, sebrang toko Gma Busana, setiap sore hingga tengah malam hari terdapat sebuah angkringan sederhana yang menjual Jahe Merah Asli. Minuman ini berasal dari jahe merah yang direbus dan diambil sarinya. Kemudian dicampurkan dengan berbagai rempah, seperti kayu manis, serai, kapulaga, cengkeh, kayu secang, dan lain sebagainya.

Angkringan yang mulai berjualan dari pukul 16.30 – 01.00 dini hari ini menjual dua jenis minuman jahe merah. Untuk jahe merah biasa dihargai 8 ribu rupiah, sedangkan untuk jahe merah spesial dengan tambahan telur dibandrol seharga 20 ribu rupiah.

Dengan harga yang ramah di kantong, jahe merah ini memiliki berbagai khasiat. Seperti meningkatkan daya tahan tubuh, mengontrol gula darah, mengatasi asam lambung, meredakan nyeri sendi, pegal linu, nyeri otot, dan lain sebagainya.

Seorang penjual jahe merah, Riki mengaku sudah berjualan sejak satu tahun terakhir. “Ini kan ramainya waktu Covid, malah kesini-kesini sudah mulai sepi lagi (peminatnya). Waktu baru-baru Covid, ramai, harga jahenya juga lumayan (mahal) waktu itu. Sekarang mulai sepi lagi,” kata Riki, Minggu (23/1/2022).

Walau mengalami penurunan, angkringan ini membuktikan tetap diminati pembeli dengan menghabiskan setidaknya delapan kaleng susu kental manis setiap harinya. Jika diukur per porsi, setara dengan 60 porsi jahe merah. Jumlah ini akan bertambah pada hari-hari tertentu, seperti kamis malam atau sabtu malam.

Bukan hanya orang dewasa, minuman herbal ini juga banyak diminati oleh remaja dan anak muda. Dengan lokasi yang berada di pinggiran jalan raya, membuat angkringan ini pun sering dijadikan tempat menongkrong anak-anak muda.

Riki pun berharap agar kedepannya angkringan jahe merahnya ini dapat membuat beberapa cabang baru. “Rencananya mau buka lebih banyak cabang lagi di Bogor ini. Kemarin sudah dua di Cibeber, cuma penjualannya kurang jadi ditarik lagi. Nanti melebarnya ke arah Cemplang atau Cibatok,” ucapnya. (Putri-Magang)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.