Lebih Ringan dari Tuntutan JPU, Mantan Kades Tonjong Divonis 3,6 Tahun

Irwansyah, kuasa hukum mantan Kades Tonjong Nur Hakim. (Ist)

TAJURHALANG – Terbukti menggelapkan uang bantuan infrastruktur (Samisade) tahun anggaran 2022, mantan Kepala Desa Tonjong, Kecamatan Tajurhalang, Kabupaten Bogor, Nur Hakim di jatuhi hukuman 3,6 tahun penjara.

Selain itu, terdakwa wajib mengembalikan kerugian negara sebesar Rp5001.000 atau kurungan 1,6 tahun penjara. Tuntutan ini lebih ringan dari tuntutan JPU dengan kurungan Penjara 5 Tahun serta mengembalikan uang Rp 5001.000-‘ atau kurungan 3 tahun Penjara.

Irwansyah selaku pengacara mantan Kades Tonjong Nur Hakim mengatakan, vonis pada 31 Januari 2024 dibacakan hakim ketua dengan pasal 3 tidak terbukti memperkaya diri sendiri. Sehingga divonis 3,6 tahun penjara serta mengembalikan uang kerugian negara Rp501.000, atau kurungan 1,6 tahun penjara dipotong masa tahanan.

Putusan tersebut lebih ringan dari tuntutan jaksa. Jaksa menuntut 5 tahun 6 bulan, pasal yang di kenakan juga pasal 3, berbeda dengan tuntutan jaksa yang menuntut dengan pasal 2. Lanjut Irwansyah, saat ini terdakwa Nur Hakim sudah menerima tuntutan tersebut dan mengakui belum ada upaya hukum yang akan dilakukan.


“Kita saat ini sedang menunggu jika ada banding dari Jaksa, karena tuntutan jaksa lebih berat. Sekarang saya sedang menunggu banding dari Jaksa. Mudah-mudahan tidak ada banding lagi dari Jaksa,” tutupnya. MUN

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.