Lebaran, Warga Parung Terancam Tak Bisa Makan Tahu dan Tempe

Suasana di Pasar Parung milik perumda Pasar Tohaga. Fahri | Pakar

PARUNG – Tahu dan tempe adalah makanan khas Indonesia yang sering dijadikan sebagai lauk pauk. Selain mengandung kandungan gizi yang cukup tinggi, makanan berbahan dasar kacang kedelai ini juga relatif murah harganya.

“Tapi sekarang agak susah cari tahu dan tempe di pasar Parung. Apalagi kalau sudah kesiangan atau terlambat belanja. Pasti sudah pada nggak ada pedagang tahu tempe,” ucap Yadi (27) pedagang gorengan yang biasa belanja ke pasar Parung, Selasa (4/5/2021).

Di konfirmasi hal ini, Kepala Unit Pasar Parung milik Perumda Pasar Tohaga, Andang Iskandar membenarkan bahwa saat ini sebagian pedagang tahu tempe memang sudah tidak berjualan.

“Sebagian besar sudah pada pulang mudik. Dari sekitar 35 pedagang tahu tempe, saat ini hanya ada sekitar 15 pedagang yang masih berjualan,” terangnya.

Andang Iskandar menambahkan, dari keterangan para pedagang, saat ini produksi tahu dan tempe juga sudah banyak berkurang karena pabrik pembuatan tahu tempe banyak yang tutup, karena pemiliknya banyak yang mudik.

“Di pasaran sih masih ada, tapi memang stik nya terbatas. Harga tahu putih dan kuning saat ini sekitar 5 ribu, sementara harga tempe sekitar 6 ribu,” jelasnya. =FRI

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.