Lanjutkan Pembangunan Jalan Pancawati, PUPR Mulai Lelang Konsultan Pengawas

Begini kondisi kerusakan jalan Pancawati, Kecamatan Caringin, Kabupaten Bogor. Ujang | Pakar

CARINGIN – Pembangunan jalan Pancawati Cikereteg di Desa Pancawati, Kecamatan Caringin, sepanjang 850 meter senilai Rp 3,5 miliar masuk proses lelang konsultan pengawas, sementara untuk proses lelang pembangunan fisik diperkirakan pada Juni Mendatang. Hal itu dikatakan Edi Mulyadi sekretaris Dinas PUPR. “Ya kalau lelang Konsultan pengawas kan prosesnya lama, makanya kita dahulukan, sehingga bisa lebih cepat,” kata Edi Mulyadi kepada Pakar.


Dia meminta warga dan pengusaha di Pancawati untuk bersabar, mengingat proses untuk pembangunan jalan tersebut sudah berjalan, bahkan anggaranya sudah disiapkan. “Kalau pembangunan pasti dilakukan  maksimal Juli Sudah bisa mulai dilakukan, karena lelang fisik sementara maksimal Awal bulan Juni kita lakukan lelangnya. Karena berbeda dengan lelang konsultan itu prosesnya lama,” jelasnya.


Dia menegaskan, dalam proses lelang fisik pihaknya kordinasi dengan Unit Lelang Pemerintah (ULP) untuk lebih berhati hati dalam menentukan pemenang tender. Selain syarat administrasi memenuhi juga latar belakang pengusaha kredibilitas kualitas perusahaan diutamakan. “Belajar dari pengalaman tahun lalu, jangan sampai perusahaan pemenang lelangnya yang kurang kualitas. Makanya kami koordinasi dengan ULP lebih berhati dalam menentukan perusahaan jangan sampai kontraktor nya kabur lagi,” tegasnya.


Sementara itu, ketua Himpunan Pengusaha Pariwisata Pancawati dan sekitarnya (HP3S) Yohan mengatakan, pihaknya menunggu janji Pj. Bupati Bogor Asmawa pada saat Audensi dengan pengusaha Caringin. Sebelum lebaran ada perbaikan, setelah lebaran dilakukan lelang. “Ya kami para pengusaha menunggu janji yang disampaikan pak Pj. Bupati, masalahnya sampai sekarang tidak ada realisasi, walau ada perawatan sebelum lebaran itu tidak seberapa dan habis lagi terbawa hujan,” keluh Yohan.


Dewan Penasehat HP3S Maman Madom menambahkan, apa yang disampaikan Pj. Bupati sampai sekarang belum ada realisasi, makanya para pengusaha rencananya akan mendatangi PUPR mempertanyakan progres penanganan pembangunan jalan. “Karena tidak ada realisasi, kami rencananya akan mendatangi PUPR, perwakilan pengusaha, resort hotel dan lainya masing masing dua orang.  Mengingat satu pun yang disampaikan Pj. Bupati tidak terealisasi. Walaupun ada,  perawatan sebagian kecil terkesan asal asalan dan habis terbawa hujan,” pungkasnya. UJG
 
 
 
 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.