Lakukan Pemanjatan Terbaik, Widia Fujianti Koleksi Satu Medali Emas dan Perak di ajang ASEAN University Games ke-20

Atlet Panjat Tebing Indonesia, Asal Kota Bogor, Provinsi Jawa Barat, Widia Fujianti, tengah melakukan pemanjatan, dipapan Lead, di Ubon Ratchathani, Thailand, belum lama ini. IST

BOGOR – Atlet Panjat Tebing asal Kota Bogor Widia Fujianti, berhasil meraih satu medali emas, dan satu medali perak, pada ASEAN University Games (AUG) ke-20 tahun 2022, yang berlangsung di Ubon Ratchathani, Thailand, belum lama ini.

Satu medali emas tersebut, diraih Wiwi-sapaan akrab Widia Fujianti dari nomor Boulder, disusul peringkat kedua atlet Indonesia Rakasiwi Kharisma Ragil, dan peringkat ketiga ditempati atlet asal Singapura Tee Janna Jiahui.

Sementara satu medali perak diraih Wiwi dari nomor Lead, setelah kalah dari rekan satu timnya Rakasiwi Kharisma Ragil. Sedangkan peringkat ketiga ditempati Tee Janna Jiahui. Dengan hasil itu, Wiwi sukses mempersembahkan dua medali untuk Kontingen Indonesia di ajang ASEAN University Games (AUG) ke-20 tahun 2022.

Pada event ASEAN University Games (AUG) ke-20 tahun 2022, Wiwi merupakan satu-satunya atlet perwakilan Jawa Barat yang ikut dalam Kontingen Indonesia. Hal itu dikatakan Ketua Umum Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kota Bogor, Moch Benninu Argoebie, Kamis (4/8/2022).

“Ini adalah pestasi terbaik bagi Widia Fujianti, dan langkah awal terutama di kancah internasional. Bahkan target kami kedepan akan mendorongnya sampai ke Olympic,” ujarnya.

Benn sapaan akrab Ketua KONI, menjelaskan, pencaian prestasi ini merupakan ajang persiapan menuju Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XIV Jawa Barat 2022, pada bulan November mendatang. Bahkan Wiwi akan turun dibeberapa nomor pertandingan.

“Yang pasti kami bangga atlet panjat tebing Kota Bogor mampu mendulang prestasi emas di tingkat Internasional,” jelasnya.

Benn juga menyebutkan bahwa cabang olahraga Panjang Tebing salah satu cabang andalan dan tidak perlu ada hal baru dan tidak harus diperbaiki, hanya tinggal dipertahankan saja.

“Saran saya ke semua cabor apabila ada masalah besar bisa dikecilin dan ketika ada masalah kecil tolong dihilangkan saja,” tegasnya.

Bukan itu saja Benn juga menuturkan, menjadi cabang olahraga tidak boleh punya masalah apapun, tapi harus fokus membantu dan mempersiapkan atlet untuk berlaga di Porprov nanti.

“Untuk FPTI kami ingin menargetkan 7 emas hampir sama Porda sebelumnya dan itu harus bisa dipertahankan,” kata Benn.

Sementara Widia Fujianti merasa bangga atas raihan prestasinya, ketika membela Indonesia di ajang ASEAN Univesity Games 2022 di Thailand.

“Alhamdulilah saya sangat senang dan bangga bisa meraih prestasi di ASEAN University Games tahun 2022,” kata Wiwi.

Dirinya mengaku ada empat negara yang mengikuti kejuaraan panjat tebing ASEAN University Games tahun 2022 yakni Malaysia Thailand singapore dan Indonesia.

“Saya senang bisa berteman baik dan bertanding bersama atlet-atlet panjat tebing dari Negara lain. Namun hasil ini akan saya jadikan motivas untuk lebih giat berlatih menuju Porprov 2022 dan PON Aceh 2024,” kata Wiwi. =ADI

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.