Laju Investasi di Kabupaten Bogor Naik, Modal Asing Paling Tinggi

Ilustrasi investasi penanaman modal. IST

CIBINONG – Laju investasi di Kabupaten Bogor pada tahun 2020 menyentuh angka Rp9 triliun, meski berada di tengah Pandemi Covid-19.

Koordinator Fungsi Statistik Sosial Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Bogor, Ujang Jaelani mengungkapkan,
angka investasi yang tercatat itu diperoleh BPS dari Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Bogor.

“Itu jumlah total investasi penanaman modal asing (PMA) dan penanaman modal dalam negeri (PMDN) dari berbagai sektor,” kata Ujang, Minggu (16/1).

Ujang menyebutkan, sektor dengan jumlah investasi tertinggi ada pada perdagangan dan reparasi yang mencapai Rp2,1 triliun, dengan jumlah 20 proyek. Kemudian, terbesar kedua yaitu sektor transportasi, gudang dan telekomunikasi senilai Rp1,5 triliun dengan jumlah 73 proyek.

Jika diklaster berdasarkan jenis asal investasinya, kata dia, penanaman modal asing tercatat lebih tinggi dengan nilai Rp4,7 triliun, dibandingkan penanaman modal dalam negeri yang senilai Rp4,3 triliun.

Sementara itu, Bupati Ade Yasin berjanji akan mengawal kemudahan berinvestasi di wilayahnya, demi melakukan pemulihan ekonomi imbas dari Pandemi Covid-19

“Saya akan selalu mengawal kondusifitas iklim investasi di Kabupaten Bogor. Saya juga selalu berpesan kepada Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu, mari kita bantu para investor dengan mempermudah perizinan,” ujarnya.

Menurutnya, di masa pandemi, Pemkab Bogor perlu membuka pintu seluas-luasnya untuk para investor. Bukan hanya di Kabupaten Bogor, bahkan seluruh dunia menurutnya tengah mengalami permasalahan ekonomi yang sama, banyak perusahaan yang gulung tikar, pengurangan karyawan hingga PHK.

“Jadi anggap mereka (investor) itu datang ke sini itu tidak punya uang, kita bantu mereka. Setelah berdiri kan ada pajak, ada retribusi dan lain-lain sehingga akhirnya pengusaha, masyarakat, dan pemerintah mendapat manfaatnya,” kata Ketua Satgas Covid-19 Kabupaten Bogor itu.

Dia menyebutkan bahwa kondisi perekonomian di Kabupaten Bogor masih terbilang kondusif, meski memiliki tantangan untuk memajukan ekonomi.

“Sejauh ini masih bisa terkendali. Mudah-mudahan ke depan lebih baik lagi,” tandasnya.=MAM

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.