Lagi, Audrey Sumbang Medali Emas untuk Kontingen Jawa Barat

Audrey Zahra Dhiyaanisa. (Foto Moch Benninu Argoebie for Pakar)

BOGOR – Sniper muda asal Kota Bogor, Audrey Zahra D, kembali menambah perolehan satu medali emas dan satu medali perak Kontingen Jawa Barat, dari cabang olahraga menembak nomor 50 Meter Air Rifle 3 Position Wonem Tim dan Individual, pada Pekan Olahraga Nasional (PON) XX Papua 2021, yang berlangsung di Lapangan Menembak Kampung Harapan, Kabupaen Jayapura, Jumat (8/10/2021).

Tambahan satu medali emas tersebut, diraih Audrey bersama Citra Dewi Raesti. Kedua sniper Jawa Barat ini, sukses menyelesaikan pertandingan final dengan sempurna di tiga posisi yakni kneeling, prone, dan standing.

Kedua atlet Jawa Barat ini berhasil mengumpulkan 2267-64x, disusul sniper perwakilan dari Bali, Savitri Mirzaeila yang berpasangan dengan Kadek Dwi Pertiwi dengan raihan 2241-61x. Sementara medali perak diraih atlet Jawa Timur, atas nama Diaz Musumawardani dan Rafi Arofa Dirgantari dengan 2235-55 point.

Sedangkan raihan satu medali perak diraih Audrey dari nomor 50 Meter Air Rifle 3 Position Wonem perorangan. Audrey harus puas dengan medali perak, setelah dikalahkan sniper dari Jawa Timur, Diaz Kusumawardani, disusul peraih medali perunggu atlet menembak Jawa Barat, atas nama Citra Dewi Resti.

Dengan raihan ini, Audrey telah mengoleksi tiga medali emas, dan dua medali perak, di hari kelima pelaksanaan pertandingan cabor menembak PON 2021.

Sementara itu, Ketua Umum Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kota Bogor, Moch Benninu Argobie, yang juga pelatih kepala tim menembak Jawa Barat di ajang PON 2021, mengaku bahwa raihan medali yang dipersembahkan atlet menembak Audrey, dan Widia Pujianti dari panjat tebing Kota Bogor, di hari Jumat (8/10/2021) ini merupakan hasil dari pembinaan yang berkelanjutan dilakukan oleh pengcab-pengcab Kota Bogor.

“Semoga kedepannya seluruh pengcab dan seluruh atlet Kota Bogor bisa maksimal dan dapat mempersembahkan yang terbaik untuk Jawa Barat, maupun Kota Bogor,” harapnya.

Bukan itu saja, pria yang akrab disapa Benn ini menjelaskan, jika hasil tersebut akan berbanding lurus dengan raihan medali pada Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XX Jawa Barat 2022 mendatang.

“Tapi yang paling penting adalah persiapan yang matang. Karena dengan persiapan matang, maka hasilnya akan maksimal. Apalagi saya mengetahui benar semua persiapan cabor menembak, panjat tebing dan cabor-cabor lainnya sangat matang, sehingga proses tersebut tidak akan pernah menghianati hasil,” tegasnya.

Jadi tamban Benn, kepada para atlet yang belum bertanding di ajang PON, seperti Kempo serta cabor-cabor lainnya, untuk berjuang dengan baik, agar bisa mempersembahkan prestasi bagi Jawa Barat di ajang PON 2021. =ADI

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.