Kurang Melek Tekhnologi, 90 Persen Orang Tua Datang ke SMAN 1 Sukamakmur Daftar PPDB

Saat orang tua murid mendatangi SMAN 1 Sukamakmur untuk mendaftarkan anak saat pelaksanaan PPDB tahap pertama 2024/2025. Age | Pakar

SUKAMAKMUR – Tercatat ada sebanyak 90 persen orang tua murid mendatangi SMA Negeri 1 Sukamakmur semenjak hari pertama pelaksanaan Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) 2024/2025.

Kepala SMAN 1 Sukamakmur, L Rahman mengatakan bahwa alasan orang tua hadir tersebut karena ingin meminta bantuan kepada operator sekolah membantu dan dipermudahkan saat pendaftaran pelaksaan PPDB pada tahap pertama.

“Pendaftaran disini tetap online tapi karena masyarakat disini kurang melek tekhnologi maka saya mengikuti saran dari PLH Disdik Pendidikan untuk membantu dan memfasilitasi masyarakat. Karena disini (SMAN 1 Sukamakmur) hampir 90 persen orang tua murid datang kesini untuk mendaftar PPDB,” katanya kepada PAKAR.

Ia menilai bahwa antusias masyarakat untuk menempuh pendidikan di Kecamatan Sukamakmur berbeda dengan wilayah lain, seperti di Kecamatan Cibinong, Kabupaten Bogor.

“Jangan samakan Kecamatan Sukamakmur ini dengan Kecamatan lain. Karena masyarakat disini kurang melek dengan tekhnologi, sehingga mereka tidak mau ribet oleh pendaftaran online. Akhirnya mereka membawa berkas datang kesini, lalu kita fasilitasi,” ungkapnya.

L Rahman menyebut bahwa saat ini pihaknya baru menerima 160 calon siswa yang mendaftarkan diri ke SMAN 1 Sukamakmur melalui Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) tahap pertama.

“Sejauh ini alhamdulilah sudah ada 160 pendaftar dari hari pertama, sedangkan kouta disini hanya 6 kelas sebanyak 216 siswa karena kita keterbatasan ruang kelas. Dan alhamdulilah di SMAN 1 Sukamakmur tidak ada titip-menitip karena terus terang saat ini masyarakat itu, sekolah ini satu satunya sekolah negeri dan IPM di Sukamakmur terbilang masih rendah sehingga butuh sosialisasi untuk mengajak masyarakat menempuh pendidikan,” pungkasnya. AGE

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.