Kuasa Hukum Kecewa, Dua Terdakwa Polisi Tembak Polisi Hanya Dijatuhi Hukuman Ringan

Kuasa hukum IDF Jelani Cristo saat diwawancarai wartawan di PN Cibinong. IST

GUNUNG PUTRI – Tim kuasa hukum korban polisi tembak polisi di Gunung Putri, Kabupaten Bogor beberapa waktu lalu mengaku tidak puas atas putusan hakim Pengadilan Negeri (PN) Cibinong karena dua terdakwa hanya dijatuhi 8 dan 10 tahun penjara.

Kuasa Hukum IDF, Jelani Christo mengaku kecewa atas putusan hakim PN Cibinong

“Kami sudah meminta ke Polres untuk dimasukan 340 pembunuhan berencana, tetapi sampai saat ini dimasukan 338, saya pikir kok aneh sekali, gampang sekali membunuh nyawa orang,” ungkap kuasa hukum IDF, Jelani Christo kepada wartawan, Selasa (7/5/2024).

Bahkan ia pun melihat ada unsur kesengajaan dan berusaha untuk membela diri, supaya tidak terjerat.

“Itu yang kita lihat bahwa harusnya dihukum seberat-beratnya untuk pelaku,” tegasnya.

Sementara, di waktu yang bersamaan kuasa hukum IDF lainnya, Hartoni Edi mengatakan bahwa berdasarkan profesi kedua terdakwa seharusnya majelis hakim memberikan pasal pemberatan bukan malah sebaliknya dengan memberikan diskon hukuman.

“Pasal pemberatan itu diterapkan kepada pelaku apabila dia merupakan aparat penegak hukum, yang berbunyi apabila pelaku melakukan tindakan pidana maka akan ditambahkan sepertiga dari tuntutan,” ujar Hartoni Edi.

Tapi putusan ini diberikan hukuman hanya 50 persen dari yang seharusnya, padahal Ini aparat hukum yang tahu soal penggunaan senjata.

“Jadi harusnya wajar dihukum berat kalau dengan sengaja menggunakannya untuk membunuh orang lain,” ucapnya.

Majelis hakim memvonis Ifan Muhammad Saifoulah Pelupessy di hukum dengan 10 tahun penjara lantaran terbukti salah dengan pasal yang dijauhkan.

Sedangkan terdakwa Iqbal Gilan Dewangga majelis hakim menjatuhkan vonis selama 8 tahun penjara. Setelah terbukti kepemilikan senjata ilegal yang diperjualbelikan tanpa izin. =YUS

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.