KPK Harapkan Sinergi Pemkab dan DPRD Untuk Tata Kelola Pemerintahan

Kepala Satuan Tugas (Satgas) Bidang Pencegahan Direktorat Korsup Wilayah II KPK Dwi Aprilia Linda. Khaerul Umam | Pakar

CIBINONG – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), berharap ada sinergi yang baik antara Pemkab Bogor dengan DPRD Kabupaten Bogor, terutama dalam hal tata kelola pemerintahan di Kabupaten Bogor.

“Terkait dengan progres tata kelola pemerintahan di Kabupaten Bogor, ada beberapa yang perlu disinergikan karena nilai tata kelola pemerintahan tidak akan bagus kalau tidak didukung DPRD,” ungkap Kepala Satuan Tugas (Satgas) Bidang Pencegahan Direktorat Korsup Wilayah II KPK Dwi Aprilia Linda, usai rapat bersama DPRD di Gedung Paripurna, Cibinong, Kabupaten Bogor, Jumat (11/6/2021).

Dari fungsi legislasi, Linda menyebut yang harus dilakukan DPRD Kabupaten Bogor adalah menerbitkan Peraturan Daerah (Perda) tentang Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW).

Kata dia, jika Perda RTRW tidak diterbitkan hingga 11 Juli 2021, maka rencana tata ruang Kabupaten Bogor akan diambil oleh Kementerian Agraria dan Tata Ruang (ATR).

“Jadi kami mendorong apa yang belum dilakukan oleh DPRD dan Pemkab Bogor. Kalau sampai 11 Juli tidak diterbitkan, maka RTRW Kabupaten Bogor akan diambil oleh Kementerian ATR,” jelas Linda.

Sementara dari sisi fungsi penganggaran, KPK merekomendasikan agar DPRD Kabupaten Bogor mendorong untuk penyediaan anggaran dalam hal sertifikasi aset daerah, terutama Prasarana, Sarana dan Utilitas (PSU).

“PSU harus dikejar karena jangan sampai pengembang yang wajib menyerahkan PSU keburu tidak ada dan maskin sulit untuk ditagih PSUnya oleh pemerintah. Termasuk optimalisasi pajak, DPRD harus ikut andil,” kata dia.

Sebelum datang ke DPRD, Tim Satgas Pencegahan Korupsi Wilayah II KPK Jawa Barat juga sempat datang ke Kantor Bupati Bogor untuk menyosisalisasikan program Pemberantasan Korupsi Terintegrasi di Kabupaten Bogor pada Selasa, 25 Mei 2021. =MAM

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.