Kota Santri Dikotori Oleh Maraknya Iklan Miras di Jalur Puncak Cipanas

CIANJUR – Reklame iklan minuman keras terpasang kembali di Jalur Puncak, Cipanas, Kabupaten Cianjur. Diduga iklan minuman keras itu dipasang tanpa izin, dan bakal segera ditindak oleh Pemerintah Kabupaten Cianjur. Iklan miras terpasang di papan reklame di seberang Istana Presiden dan di samping Pasar Cipanas.

Salah seorang warga yang enggan disebutkan namanya mengaku tidak tahu persis kapan iklan miras dipasang di papan reklame di lokasi tersebut. “Persisnya kapan dipasang tidak tahu, tiba-tiba sudah ada. Sekitar seminggu sudah terpasangnya,” ujar dia.

Menurutnya, warga sekitar tidak tahu jika iklan tersebut merupakan minuman keras. “Tidak tahu miras, dikira iklan produk lain,” kata dia.

Dia menyebut kejadian tersebut bukan yang pertama, tahun lalu juga terpasang papan reklame miras yang akhirnya di bongkar oleh petugas. “Sebelumnya juga ada iklan miras kayak gini, tapi akhirnya dicopot karena warga sekitar geram dan juga tidak punya izin resmi,” ucapnya.

Sementara itu, Bupati Cianjur Herman Suherman mengatakan, dirinya akan menugaskan Satpol PP untuk secepatnya membongkar iklan tersebut. “Segera dicabut dan dibongkar. Informasinya tidak ada diizin. Tapi kalaupun minta izin ke pemda juga akan saya tolak karena tidak sesuai dengan peraturan daerah cianjur nol persen alkohol, dan julukan kota santri,” pungkasnya. BNM/NDI/SYA

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.