Korban Puting Beliung di Desa Sukaharja Cianjur Terima Bantuan Makanan Sudah Kadaluarsa

Inilah makanan kadaluarsa dari Bansos yang diberikan kepada warga korban bencana angin puting beliung di Kabupaten Cianjur. Endi | Pakar

CIANJUR – Warga Kampung Bebedahan, Desa Sukaharja, Kecamatan Cibeber, Kabupaten Cianjur, yang merupakan korban terdampak angin puting beliung menerima bantuan. Namun, sayangnya bantuan makanan yang diberikan Pemerintah Desa Sukaharja sudah tidak layak dimakan atau sudah kadaluarsa.

Salah satu warga yang menjadi korban angin puting beliung Mak Usah (60) hingga kini belum rumahnya menerima bantuan perbaikan bahkan bantuan makanan yang didapatnya juga sudah kadaluwarsa.

Anak Mak Isah, Ana (30) mengatakan, telah mendapatkan bantuan paket sembako yang diantarkan oleh perangkat desa Sukaraharja.

Setelah itu, tiga bungkus mie instan yang berada di dalam kantong merah bertuliskan Kemensos diambil untuk dimasak. “Jadi awalnya masak mie instan dua bungkus, kemudian dimakan sama anak saya dan keponakan serta ibu saya Mak Isah,” kata Ana, Selasa, (7/5/2024).

Mie instan tersebut, lanjut dia, baru ketahuan telah kadaluwarsa setelah anggota keluarga lainnya hendak memasak mie yang tersisa. “Terus ketahuannya saat kaka saya mau masak mie satu lagi, dan melihat tanggal expired tercantum tanggal 14 April 2024. Padahal kan sekarang sudah bulan Mei,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Desa Sukaraharja Ajuk mengakui, kesalahan soal bantuan makanan telah kadaluwarsa. “Maaf, kemarin sedang ke lapangan tidak diperiksa dulu, tetapi sudah memerintahkan staf desa untuk menggantinya. Mudah-mudahan tidak jadi penyakit,” kata Ajuk.

Disisi lain, Camat Cibeber Indra Sunggara menuturkan, pihaknya akan mengkonfirmasi terlebih dahulu ke Pemerintah Desa. “Nanti, saya akan konfirmasi terlebih dahulu,” pungkasnya. BNM/NDI/SYA

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.