Korban Hanyut Sofi Azia Ditemukan di Sungai Cikaniki, Disini Lokasinya

LEUWILIANG – Korban kedua terseret arus sungai Cibeber berhasil ditemukan di aliran sungai Cikaniki, sejauh 5 kilometer terseret arus, di temukan oleh Salah satu warga, tepatnya di Kampung Tonjong, Desa Karehkel, Kecamatan Leuwiliang, (22/03/2021).

Menurut Ketua Tim Relawan Pandawa, Abdul Jeje Mustofa, tim relawan menerima informasi pada pukul 12.00 WIB dari warga sekitar bahwa ada jenazah korban hanyut di pinggiran aliran sungai Cikaniki. Mengetahui informadi tersebut kemudian pihaknya bersama tim bergerak ke tempat ditemukannya korban guna memastikan kebenaran informasi itu.

“Alhamdulillah ternyata benar itu Korban Sofi Azia di daerah tonjong ditemukan oleh warga sekitar, dan kamipun lanjut membawa jenazah ke rumah duka dan sudah dievakuasi dan diserahkan kepada pihak keluarga,” kata Abdul Jeje Mustofa yang akrab disapa kang Uje kepada awak media.

Uje menyampaikan, jenazah korban Sofi Azia ditemukan sejauh lima kilomater dari titik awal dua korban yang tenggelam di aliran sungai Cibeber.

“Korban yang pertama kemarin sudah diketemukan dari titik awal diketemukan nya korban pertama itu sekitar satu kilo meter, sedangkan untuk yang kedua ini dari titik awal sekitar Lima kilometer,” ungkapnya.

Uje menjelaskan kronologinya, bahwa saat itu kedua korban Aan Anisa Wati (15) dan Sofi Azia (10) tersebut sedang mencuci rambut di sungai cibeber kemudian tersenggol oleh temannya terus jatuh, pada saat hendak ditolong kemudian terpeleset juga akhirnya kedua korban hanyut.

“Saat itu memang seusai melaksanakan ulang tahun karena di rambutnya banyak telur trus dicuci kemudian tersenggol oleh temannya yang dibelakang,” bebernya.

Dari pantauan, Jenazah korban Sofi Azia tiba dirumah duka pada pukul 12.15 WIB. Ratusan warga sekitar memadati rumah duka, keluarga korban menangis histeris mengetahui korban ditemukan suda tidak bernyawa.

Terpisah, Ketua RW 05 Diding mengatakan, bahwa korban rencananya akan dimakamkan pihak keluarga di pemakaman umum di Kampung gunung tangkil timur.

“Kami mewakili Pemerintah Desa Cibeber 1 mengucapkan belasungkawa kepada keluarga korban,” pungkasnya.

Sebelumnya, dua bocah hanyut di Sungai Cibeber, Desa Cibeber I, Kecamatan Leuwiliang, usai merayakan hari ulang tahun. satu orang meninggal dunia dan satu lagi masih dalam pencarian.

“Jadi awal kejadian mau membersihkan badan setelah perayaan ulang tahun di ceplok oleh telor, mau bilas ke kali namun naas saat sore aliran sungai meluap, Aan Anisa Wati korban pertama di temukan,” kata salah satu tetangga korban Rohmat kepada wartawan, Minggu

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.