Korban Dugaan Malpraktek Puskesmas Sindangbarang Cianjur Siapkan Kuasa Hukum

CIANJUR – Syarifahlawati (44) ibunda Dafa Al-Ghifari Nugraha (10) korban Kasus Dugaan Malpraktek di Puskesmas Sindangbarang mendatangi kantor Hukum Fans and Partner Law Firm di Perumahan Nagrak River View, Selasa, (02/07/2024) malam.

Kedatangan Ibunda Dafa Al-Ghifari Nugraha tersebut tidak lain untuk meminta pendampingan Fanpan Nugraha sebagai Kuasa Hukumnya.

Diketahui, Dafa Al-Ghifari Nugraha (10) asal Kampung Cieurih, Desa Jayagiri, Kecamatan Sindangbarang, Kabupaten Cianjur, meninggal dunia diduga mengalami malpraktik usai ditangani secara medis oleh nakes Puskesmas Sindangbarang.

Kuasa Hukum Fans and Partner Law Firm, Fanpan Nugraha membenarkan, ada kedatangan Ibunda Daffa ke kantor hukumnya meminta pendampingan hukum.

“Benar, Ibunda dari korban dugaan malpraktik di Sindangbarang sudah datang ke kantor semalam,” kata Fanpan

Menurutnya, pihaknya berjanji akan mengawal kasus dugaan malpraktik secara profesional.

“Kami akan terus mengawal kasus dugaan malpraktik yang dialami seorang anak di Sindangbarang,” ujarnya.

Sementara itu, Syarifahlawati mengatakan, sangar berharap kepada Fanpan Nugraha dapat membantu menangani kasus anaknya yang hingga kini dinilai belum ada titik terang.

“Ingin tahu kejelasan meninggalnya Daffa sehingga kemarin mengijinkan untuk dilakukan otopsi oleh pihak kepolisian, tetapi hingga sekarang hasilnya belum ada. Saya ingin terbuka saja dan ingi mendapatkan keadilan,” kata Syarifahlawati. BNM/NDI/SYA

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.