Kontribusi Positif, RSUD Leuwiliang Buka Layanan Kesehatan Gratis di Puncak HJB ke-542

Foto bersama Pj Bupati Bogor, Asmawa Tosepu beserta jajaran tenaga kesehatan dari dinas dan RSUD Leuwiliang pada puncak HJB ke-542 di area Stadion Pakansari, Cibinong, Kabupaten Bogor. (Dok.RSUD)

LEUWILIANG – Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Leuwiliang ikut terlibat dalam kemeriahan perayaan puncak Hari Jadi Bogor (HJB) ke-542 yang digelar di area Stadion Pakansari, Cibinong pada Sabtu 8 Juni 2024.

Pada acara puncak tersebut, rumah sakit plat merah tersebut membuka pelayanan kesehatan gratis untuk masyarakat Kabupaten Bogor.

Direktur RSUD Leuwiliang, dr. Vitrie Winastri mengatakan bahwa keterlibatan pihaknya dalam puncak HJB ke542 dua itu merupakan
bentuk komitmen RSUD Leuwiliang dalam memberikan kontribusi positif kepada masyarakat.

“Selain itu, kegiatan ini juga sebagai upaya meningkatkan kesehatan dan kesejahteraan masyarakat,” katanya.

Lebih lanjut Vitrie menjelaskan, pelayanan gratis yang diberikan RSUD Leuwiliang meliputi konsultasi gizi, cek tensi dan GDS, konsultasi kecantikan, serta pelayanan fisioterapi dan terapi wicara.

“Ada Dokter Ni’ma dan Mas Evo memberikan pelayanan konsultasi gizi kepada masyarakat. Mereka memberikan informasi dan saran yang berguna bagi masyarakat untuk menjaga pola makan yang sehat dan seimbang,” tuturnya.

Ada dua perawat yang diterjunkan untuk bertanggung jawab dalam pelayanan kesehatan gratis tersebut. Yakni Ahmad dan juga Bara. Mereka memberikan pelayanan cek tensi dan GDS kepada masyarakat peserta acara.

“Dengan pelayanan ini, masyarakat dapat mengetahui kondisi kesehatan mereka secara lebih terperinci,” kata Vitire.

Tak hanya itu, RSUD Leuwiliang juga memberikan pelayanan konsultasi kecantikan pada puncak HJB k-542, RSUD Leuwiliang dengan menghadirkan langsung seorang perawat bersertifikat kecantikan.

“Hal ini menunjukkan bahwa RSUD Leuwiliang tidak hanya fokus pada aspek medis, tetapi juga memperhatikan aspek kecantikan yang turut berpengaruh pada kesejahteraan dan kepercayaan diri masyarakat,” ungkap Vitrie.

Namun dari beberapa layanan kesehatan yang dibuka, kata dia,
salah satu andalannya adalah pelayanan fisioterapi untuk pemeriksaan keseimbangan.

Vitrie menilai hal tersebut sangat penting karena keseimbangan tubuh merupakan faktor yang memengaruhi kualitas hidup seseorang, terutama bagi para lansia dan mereka yang mengalami masalah fisik tertentu.

“Pemeriksaan keseimbangan ini diikuti oleh pejabat-pejabat terkemuka seperti Kadinkes dan PJ Bupati, yang menunjukkan dukungan mereka terhadap upaya kesehatan masyarakat,” tegas Vitrie.

Dia berharap pelayanan yang disediakan dapat membuat masyarakat lebih menyadari akan pentingnya menjaga kesehatan dan kesejahteraan diri mereka sendiri.

“Dengan demikian, RSUD Leuwiliang tidak hanya menjadi lembaga kesehatan, tetapi juga menjadi mitra terpercaya dalam upaya menjaga dan meningkatkan kesehatan masyarakat,” pungkasnya. =KM

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.